Perang Berkepanjangan, Ukraina Terbelit Utang Rp2.555 Triliun

Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:59 WIB
loading...
Perang Berkepanjangan,...
Total utang negara Ukraina per November 2024 mencapai USD159,74 miliar atau sekitar Rp2.555,84 triliun. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Total utang negara Ukraina (langsung dan terjamin) pada bulan November meningkat sebesar 2,8% atau USD4,37 miliar dibandingkan dengan bulan Oktober menjadi USD159,74 miliar atau sekitar Rp2.555,84 triliun (kurs Rp16.000 per USD).

Mengutip kantor berita TASS, Sabtu (28/12/2024), nilai utang itu merupakan rekor tertinggi baru. Sebelumnya, pada bulan Oktober, utang nasional negara yang tengah terlibat perang dengan Rusia itu mencatatkan rekor di angka USD155,37 miliar.

Baca Juga: Putin Ungkap Tawaran Rahasia Biden soal Ukraina Gabung NATO

Jumlah total utang negara langsung pada tanggal pelaporan adalah 6.365,47 miliar hryvnia (USD153,03 miliar) dibandingkan dengan 6.134,58 miliar hryvnia (USD148,61 miliar) pada bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, utang luar negeri langsung meningkat dari USD105,9 miliar menjadi USD109,57 miliar selama bulan tersebut.

Utang domestik langsung dalam hryvnia meningkat dari 1.762,97 miliar hryvnia menjadi 1.807,99 miliar hryvnia (dari USD42,71 miliar menjadi USD43,47 miliar). Utang yang dijamin negara pada akhir bulan berjumlah 279,21 miliar hryvnia (USD6,71 miliar). Utang publik Ukraina pada tahun 2023 adalah USD145,32 miliar, yang juga merupakan rekor. Kemudian meningkat sebesar 30,4%, atau USD33,87 miliar.

Baca Juga: Pelan Tapi Pasti, Data IMF Membuktikan Dominasi Dolar Memudar

Pemerintah Ukraina telah berulang kali mengakui bahwa menaikkan pajak, bea dan cukai tidak dapat dihindari dan tidak ada alternatif lain. Kiev mengatakan bahwa negara tersebut hanya dapat menutupi pos anggaran militer sendiri, sementara yang lainnya dibiayai dengan bantuan sekutu.

Pemerintah telah menyerahkan rancangan anggaran untuk tahun 2025 kepada Rada, yang mencakup defisit sebesar 1,6 triliun hryvnia (USD38,68 miliar) dan berencana untuk menurunkan nilai tukar mata uang nasional menjadi 45 hryvnia per dolar.

Kantor berita RBC-Ukraina melaporkan bahwa berdasarkan analisis dokumen tersebut, utang publik negara tersebut pada akhir tahun depan akan mencapai 101,8% dari PDB, dan ada rencana untuk menarik pinjaman luar negeri sebesar USD34,8 miliar. Pada saat yang sama, sekutu Barat Ukraina dengan tegas merekomendasikan agar Kiev mencari lebih banyak sumber untuk meningkatkan kemampuannya dalam membiayai sendiri.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved