Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 6,06 Juta Sepanjang 2024
Kamis, 02 Januari 2025 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Whoosh dengan rute Stasiun Halim ke Padalarang menjadi pilihan utama masyarakat di tahun 2024 dengan total 2 juta penumpang yang dilayani, diikuti rute Padalarang - Halim sebanyak 1,9 juta penumpang, dan Halim - Tegalluar Summarecon sebanyak 748 ribu penumpang.
Baca Juga: Penumpang Membeludak, 225.000 Tiket Whoosh Sudah Terjual hingga Hari Ini
Stasiun Halim menjadi Stasiun Halim menjadi Stasiun tersibuk dengan 3,1 juta penumpang yang dilayani dalam 1 tahun. Diikuti Padalarang dengan 2,2 juta penumpang, Tegalluar Summarecon dengan 741 ribu penumpang, dan Karawang sebanyak 2.000 penumpang.
Jumlah penumpang sepanjang 2024 didukung oleh berbagai momen penting yang terjadi seperti angkutan lebaran pada periode Maret-April 2024, Frequent Whoosher Card yang diluncurkan pada Mei 2024, liburan sekolah pada periode Juni-Juli 2024, pembukaan Stasiun Whoosh Karawang, serta angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
"KCIC juga terus meningkatkan fasilitas di stasiun untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, termasuk perluasan area parkir, penambahan fasilitas penunjang, serta pengembangan layanan berbasis digital," jelasnya.
Baca Juga: Penumpang Membeludak, 225.000 Tiket Whoosh Sudah Terjual hingga Hari Ini
Stasiun Halim menjadi Stasiun Halim menjadi Stasiun tersibuk dengan 3,1 juta penumpang yang dilayani dalam 1 tahun. Diikuti Padalarang dengan 2,2 juta penumpang, Tegalluar Summarecon dengan 741 ribu penumpang, dan Karawang sebanyak 2.000 penumpang.
Jumlah penumpang sepanjang 2024 didukung oleh berbagai momen penting yang terjadi seperti angkutan lebaran pada periode Maret-April 2024, Frequent Whoosher Card yang diluncurkan pada Mei 2024, liburan sekolah pada periode Juni-Juli 2024, pembukaan Stasiun Whoosh Karawang, serta angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
"KCIC juga terus meningkatkan fasilitas di stasiun untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, termasuk perluasan area parkir, penambahan fasilitas penunjang, serta pengembangan layanan berbasis digital," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :