Era Gas Murah Rusia ke Uni Eropa Resmi Berakhir, Berikut Beragam Responsnya
Kamis, 02 Januari 2025 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Polandia telah menawarkan bantuan kepada Kiev, jika Slovakia memotong ekspor listriknya - pasokan yang sangat penting bagi Ukraina, yang pembangkit listriknya diserang Rusia.
Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski mengatakan, bahwa ada rute pasokan gas alternatif dari pasar internasional, seperti terminal di Kroasia dan koneksi dari Jerman dan Polandia.
"Rute-rute ini harus dieksplorasi sehingga Rusia tidak menghasilkan uang dari penjualan minyak dan gas ke Uni Eropa," kata Sikorski.
Polandia mengimpor gas dari AS, Qatar dan Laut Utara, tambahnya. "Sejauh yang saya pahami, semua negara memiliki rute alternatif," katanya.
Moldova - yang bukan bagian dari Uni Eropa - dapat terpengaruh secara serius dengan berakhirnya kontrak transit. Hal ini lantaran sebagian besar listriknya dihasilkan dari pembangkit yang membakar gas Rusia.
Baca Juga: Rusia Selangkah Lagi Luncurkan Pipa Gas Baru ke China, Kirim Pasokan 45 Miliar Bcm
Ini juga memasok wilayah Transnistria yang memisahkan diri yang didukung Rusia, sepotong kecil tanah yang terjepit antara Moldova dan Ukraina di mana sekitar 300.000 orang tinggal.
Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski mengatakan, bahwa ada rute pasokan gas alternatif dari pasar internasional, seperti terminal di Kroasia dan koneksi dari Jerman dan Polandia.
"Rute-rute ini harus dieksplorasi sehingga Rusia tidak menghasilkan uang dari penjualan minyak dan gas ke Uni Eropa," kata Sikorski.
Polandia mengimpor gas dari AS, Qatar dan Laut Utara, tambahnya. "Sejauh yang saya pahami, semua negara memiliki rute alternatif," katanya.
Moldova - yang bukan bagian dari Uni Eropa - dapat terpengaruh secara serius dengan berakhirnya kontrak transit. Hal ini lantaran sebagian besar listriknya dihasilkan dari pembangkit yang membakar gas Rusia.
Baca Juga: Rusia Selangkah Lagi Luncurkan Pipa Gas Baru ke China, Kirim Pasokan 45 Miliar Bcm
Ini juga memasok wilayah Transnistria yang memisahkan diri yang didukung Rusia, sepotong kecil tanah yang terjepit antara Moldova dan Ukraina di mana sekitar 300.000 orang tinggal.
(akr)
Lihat Juga :