Daftar Lengkap Barang Mewah Kena PPN 12%, Ada Kendaraan hingga Rumah Rp30 M ke Atas
Kamis, 02 Januari 2025 - 19:19 WIB
loading...
Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), Suryo Utomo membeberkan, sejumlah daftar barang mewah yang dikenai tambahan pajak pertambahan nilai atau PPN 12%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak ( Dirjen Pajak ), Suryo Utomo membeberkan, sejumlah daftar barang mewah yang dikenai tambahan pajak pertambahan nilai atau PPN 12% . Adapun daftar barang mewah yang dikenakan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diatur dalam PMK Nomor 42/PMK.010/2022.
Sementara itu barang mewah selain kendaraan bermotor yang menjadi target PPnBM tercantum dalam PMK Nomor 15/PMK.03/2023. Baca Juga: Menko Polkam Sebut PPN 12% untuk Barang Mewah Hadiah Tahun Baru dari Prabowo
"Nah barang-barang itulah sebetulnya yang menurut apa namanya satu sisi yang dikenakan PPnBM. Nah di sisi yang lain, sebagai bagian dari konteks kenaikan PPN kemarin, barang itu yang dikenakan PPN dengan tarif 12 persen," jelas Suryo media briefing di Kantor Pusat DJP, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2025).
Menurut Suryo, jika barang yang mewah seharusnya membayar pajak yang lebih tinggi. Kemudian terjadilah pengendalian konsumsi besar yang dilakukan DJP.
"Dan saya sampaikan tadi, di posisi terakhir hari ini yang dikenakan PPnBM sebetulnya tinggal sedikit jenis barang," katanya.
Sementara itu barang mewah selain kendaraan bermotor yang menjadi target PPnBM tercantum dalam PMK Nomor 15/PMK.03/2023. Baca Juga: Menko Polkam Sebut PPN 12% untuk Barang Mewah Hadiah Tahun Baru dari Prabowo
"Nah barang-barang itulah sebetulnya yang menurut apa namanya satu sisi yang dikenakan PPnBM. Nah di sisi yang lain, sebagai bagian dari konteks kenaikan PPN kemarin, barang itu yang dikenakan PPN dengan tarif 12 persen," jelas Suryo media briefing di Kantor Pusat DJP, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2025).
Menurut Suryo, jika barang yang mewah seharusnya membayar pajak yang lebih tinggi. Kemudian terjadilah pengendalian konsumsi besar yang dilakukan DJP.
"Dan saya sampaikan tadi, di posisi terakhir hari ini yang dikenakan PPnBM sebetulnya tinggal sedikit jenis barang," katanya.
Lihat Juga :