Skema Disederhanakan, Petani Tebus 7.536 Ton Pupuk Subsidi di Awal Tahun

Minggu, 05 Januari 2025 - 10:01 WIB
loading...
Skema Disederhanakan,...
Sebanyak 7.536 ton pupuk subsidi ditebus petani di awal tahun 2025 setelah penyederhanaan skema penebusan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat terjadi sebanyak 27.092 transaksi penebusan pupuk bersubsidi oleh petani sejak 1-3 Januari 2025. Jumlah penebusan pupuk bersubsidi di awal tahun ini setelah pemerintah menyederhanakan skema penebusan pupuk bersubsidi.

Jumlah pupuk yang ditebus total mencapai 7.536 ton, terdiri dari pupuk urea 4.532 ton, pupuk NPK 2.966 ton, pupuk NPK Formula Khusus 16,7 ton, dan pupuk organik 20,8 ton.

Baca Juga: Rusia Baru Saja Kehilangan Aliran Pendapatan Miliaran dolar

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh memastikan, penyaluran pupuk subsidi tersebut diperuntukkan bagi petani terdaftar pada rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK), dengan subsektor tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih), serta perkebunan (tebu rakyat, kakao, kopi).

"Kami menyambut baik kegiatan penebusan di awal tahun 2025, karena kegiatan ini dapat ini Kami harapkan dapat mendukung dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," ujar Tri Wahyudi, Minggu (5/1/2025).

Baca Juga: Ilmuwan Yakin Asal Muasal Terbentuknya Bumi Dimulai dari Samudra Pasifik

Dia menambahkan, penebusan pupuk bersubsidi pada awal tahun ini merupakan bentuk dukungan pemerintah setelah skema penebusan disederhanakan. "Kami sampaikan sesuai janji pemerintah mulai 1 Januari 2025 Pupuk Indonesia siap menyalurkan pupuk bersubsidi dan benar pada pukul 00.00 detik ke-22 itu ada petani dari Kecamatan Sukadana, Lampung Timur melakukan penebusan," tuturnya.

Tri menambahkan, penebusan selanjutnya dari Serdang Bedagai, totalnya sebanyak 10 petani yang bertransaksi pada malam Tahun Baru. "Jadi alhamdulillah, petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2025," tegasnya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024, pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,5 juta ton. Alokasi tersebut terbagi menjadi Urea 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Kakao 147.798 ton, dan organik 500.000 ton.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Rekomendasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved