Deflasi Cerminan Konsumsi Masyarakat Belum Beranjak Naik
Selasa, 01 September 2020 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, lanjutnya, dengan peningkatan penyerapan belanja pemerintah termasuk anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pemberian stimulus lanjutan untuk mengungkit daya beli masyarakat pada kuartal III tahun ini. (Baca juga: Awas!, Dunia Usaha Bisa Kolaps Jika Penyerapan Anggaran PEN seperti Keong )
Josua menjelaskan, deflasi pada bulan Agustus disebabkan oleh kelompok harga barang bergejolak yang mengalami deflasi sebesar 1,44% dibanding bulan sebelumnya.
Secara spesifik deflasi didorong oleh tiga komoditas, yaitu daging ayam ras (0,09%), bawang merah (0,07%), dan tomat(0,02%). "Dari sisi bawang merah, musim panen disertai dengan permintaan yang belum meningkat drastis mendorong adanya oversupply pada komoditas ini, sehingga harganya cenderung mengalami penurunan," jelasnya.
Sementara itu, untuk komoditas daging ayam, pembatasan aktivitas ekonomi mendorong menurunnya permintaan akan daging ayam di UMKM-UMKM makanan, yang kemudian mendorong penurunan harga daging ayam.
Josua menjelaskan, deflasi pada bulan Agustus disebabkan oleh kelompok harga barang bergejolak yang mengalami deflasi sebesar 1,44% dibanding bulan sebelumnya.
Secara spesifik deflasi didorong oleh tiga komoditas, yaitu daging ayam ras (0,09%), bawang merah (0,07%), dan tomat(0,02%). "Dari sisi bawang merah, musim panen disertai dengan permintaan yang belum meningkat drastis mendorong adanya oversupply pada komoditas ini, sehingga harganya cenderung mengalami penurunan," jelasnya.
Sementara itu, untuk komoditas daging ayam, pembatasan aktivitas ekonomi mendorong menurunnya permintaan akan daging ayam di UMKM-UMKM makanan, yang kemudian mendorong penurunan harga daging ayam.
(ind)
Lihat Juga :