Bangkitkan Industri MICE, Kemenparekraf Gandeng Global Mediacom Gelar ICTM 2020 di 5 Kota
Rabu, 02 September 2020 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
“Sehingga, sektor MICE kembali bangkit serta menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE yang aman, nyaman dan memiliki value proposition yang dapat menjangkau persaingan di dunia internasional,” tuturnya.
ICTM akan diselenggarakan di lima kota, yaitu Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta, dan Malang. Ajang ini digelar mulai pertengahan September sampai dengan akhir Desember 2020. (Baca juga: Resmikan Tugu Peti Mati, Anies: Ini Peringatan untuk Kita Semua )
Terdapat lima program utama, yang terdiri dari talkshow, seller workshop, buyers meet sellers, buyers exchange forum, gala dinner, dan post tour.
Pada pelaksanaan tahun ini, ungkap Rizki, fokus utama ICTM lebih kepada program business to business yang akan mempertemukan 30 buyer dari korporasi besar di Indonesia dengan 30 sellers penyedia jasa MICE di Indonesia. Tidak lupa, kegiatan ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, Kemenparekraf Masruroh mengatakan pariwisata adalah sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya, inti bisnis dari pariwisata adalah bisnis perjalanan.
ICTM akan diselenggarakan di lima kota, yaitu Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta, dan Malang. Ajang ini digelar mulai pertengahan September sampai dengan akhir Desember 2020. (Baca juga: Resmikan Tugu Peti Mati, Anies: Ini Peringatan untuk Kita Semua )
Terdapat lima program utama, yang terdiri dari talkshow, seller workshop, buyers meet sellers, buyers exchange forum, gala dinner, dan post tour.
Pada pelaksanaan tahun ini, ungkap Rizki, fokus utama ICTM lebih kepada program business to business yang akan mempertemukan 30 buyer dari korporasi besar di Indonesia dengan 30 sellers penyedia jasa MICE di Indonesia. Tidak lupa, kegiatan ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, Kemenparekraf Masruroh mengatakan pariwisata adalah sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya, inti bisnis dari pariwisata adalah bisnis perjalanan.
Lihat Juga :