alexametrics

Nilai Kapitalisasi Pasar Modal Satu Pekan Terakhir Anjlok 4,86%

loading...
Nilai Kapitalisasi Pasar Modal Satu Pekan Terakhir Anjlok 4,86%
Nilai kapitalisasi pasar modal selama sepekan anjlok 4,86% menjadi Rp6.864,267 triliun dari Rp7.214,773 triliun pada penutupan perdagangan minggu lalu. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Data perdagangan selama sepekan ditutup bervariasi dilihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan sebesar 4,87% menjadi 5.940,048 dari 6.244,109 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya. Kemudian, nilai kapitalisasi pasar selama sepekan juga anjlok 4,86% menjadi Rp6.864,267 triliun dari Rp7.214,773 triliun pada penutupan perdagangan minggu lalu.

"Untuk rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 20,91% menjadi 6,457 miliar unit saham dari 8,164 miliar unit saham pada pekan sebelumnya. Kemudian, untuk rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 1,88% menjadi Rp6,325 triliun dari Rp6,446 triliun pada pekan sebelumnya," tulis keterangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Sabtu (1/2/2020).

Sementara, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 2,04% menjadi 418,443 ribu kali transaksi dari 410,077 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya. Investor asing pada pekan ini ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,852 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, beli bersih asing tercatat sebesar Rp33,58 miliar.



Di sisi lain Pada Selasa (28/1), lalu BEI dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menandatangani Nota Kesepahaman untuk mengintegrasikan investasi riil dan investasi portofolio di pasar modal dalam rangka memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan investasi nasional. Melalui sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Selain itu pula, Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada hari itu, dapat menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal. Pada Rabu (29/1), perdagangan di BEI dibuka dalam rangka Pencatatan Perdana Saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk. (PURA) di Papan Pengembangan BEI.

PURA menjadi perusahaan ke-8 yang tercatat di BEI pada tahun 2020 dan bergerak pada sektor Infrastructure, Utilities and Transportation dengan subsektor Transportation. Kemudian pada akhir pekan ini, yaitu pada Jumat (31/1), BEI kembali mencatatkan Reksa Dana Indeks STAR ETF SRI-KEHATI (XSRI) yang merupakan ETF ke-2 di BEI pada tahun 2020.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak