BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten

Senin, 27 April 2020 - 11:50 WIB
loading...
BEI Perpanjang Laporan...
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan relaksasi kepada emiten atau perusahaan terbuka seiring dampak wabah Covid-19. Relaksasi ini diberikan untuk mengurangi dampak serta biaya terhadap industri pasar modal Indonesia.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan kemudahan tersebut, yaitu batas waktu emiten dalam menyampaikan Laporan Keuangan Tahunan tahun buku 2019 diperpanjang menjadi 31 Mei 2020 dan 30 Juni 2020. Di samping itu, juga mundurnya batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Kuartal I Tahun 2020 dari 30 April menjadi 30 Juni 2020.

Laporan kuartal I diperpanjang selama dua bulan terhitung sejak waktu penyampaian Laporan Keuangan Interim. "Karena itu, kita belum bisa menggambarkan kinerja keuangan emiten secara keseluruhan saat ini," ujar Inarno Djajadi pada konferensi pers via daring, Senin (27/4/2020).

Inarno menambahkan laporan keuangan Desember 2019 dari 238 perusahaan yang sudah menyampaikan, kinerja keuangan tercatat mengalami pertumbuhan positif.

"Terdapat pertumbuhan pendapatan 1,87% dibandingkan Desember 2018. Sebab pandemi corona belum terjadi di Indonesia saat itu," bebernya.

Dia menambahkan, saat ini BEI telah melakukan penyesuaian kegiatan dan layanan yang semula dilaksanakan secara tatap muka menjadi layanan daring atau online.

"Misalnya kegiatan edukasi dan literasi kepada calon investor, sosialisasi kepada stakeholders di pasar modal, serta layanan kelas IPO online turut diselenggarakan sebagai salah satu alternatif kelancaran proses IPO," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Bursa Saham Dibuka Lesu,...
Bursa Saham Dibuka Lesu, IHSG Lanjut Melemah ke 6.065 Pagi Ini
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Pertumbuhan Pasar Modal Syariah melalui Sharia Investment Week 2026
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Rekomendasi
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Infografis
Inilah 7 Sosok Potensial...
Inilah 7 Sosok Potensial Calon Menteri Keuangan Kabinet Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved