Axa Mandiri Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp6,6 Triliun hingga Akhir Kuartal III-2024
Kamis, 09 Januari 2025 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah nasabah AXA Mandiri mengapresiasi proses klaim yang cepat dan transparan. Salah satunya adalah pemegang polis Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah, Annisa, yang bersyukur klaim senilai Rp1,6 miliar dapat diterima meskipun baru satu kali membayar premi.
Sementara, pemilik polis Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi, Lily Suryati, memuji kemudahan proses klaim di AXA Mandiri. Menurutnya, petugas sangat baik, transparan, dan dapat membantu dalam menyediakan kebutuhan untuk memperlancar klaim. "AXA Mandiri ssangat baik. Jadi jangan khawatir untuk ikut asuransi dalam AXA Mandiri," ucap dia.
Komitmen AXA Mandiri dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah didukung oleh kondisi keuangan yang solid. Hingga akhir September 2024, perusahaan mencatat Risk-Based Capital (RBC) sebesar 504,1%, jauh di atas batas minimal yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.
RBC merupakan perhitungan untuk mengukur tingkat kesehatan perusahaan asuransi. Tingginya RBC menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi risiko sekaligus memastikan kelancaran pembayaran klaim.
Tidak hanya berfokus pada pemegang polis melalui pembayaran klaim dan manfaat, AXA Mandiri juga aktif memberikan kontribusi sosial. Pada Desember lalu, perusahaan menyerahkan donasi sebesar Rp100 juta kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) B dan C Budi Daya di Jakarta Timur yang berasal dari hasil penjualan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera sepanjang bulan November 2024.
Sementara, pemilik polis Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi, Lily Suryati, memuji kemudahan proses klaim di AXA Mandiri. Menurutnya, petugas sangat baik, transparan, dan dapat membantu dalam menyediakan kebutuhan untuk memperlancar klaim. "AXA Mandiri ssangat baik. Jadi jangan khawatir untuk ikut asuransi dalam AXA Mandiri," ucap dia.
Komitmen AXA Mandiri dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah didukung oleh kondisi keuangan yang solid. Hingga akhir September 2024, perusahaan mencatat Risk-Based Capital (RBC) sebesar 504,1%, jauh di atas batas minimal yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.
RBC merupakan perhitungan untuk mengukur tingkat kesehatan perusahaan asuransi. Tingginya RBC menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi risiko sekaligus memastikan kelancaran pembayaran klaim.
Tidak hanya berfokus pada pemegang polis melalui pembayaran klaim dan manfaat, AXA Mandiri juga aktif memberikan kontribusi sosial. Pada Desember lalu, perusahaan menyerahkan donasi sebesar Rp100 juta kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) B dan C Budi Daya di Jakarta Timur yang berasal dari hasil penjualan Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera sepanjang bulan November 2024.
Lihat Juga :