Rupiah Dibuka Loyo ke Rp14.804/USD Saat Dollar AS Bangkit
Rabu, 02 September 2020 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Dolar memantul dari level terendah dua tahun pada hari Rabu karena data AS menunjukkan aktivitas manufaktur yang kuat. Sementara euro mundur dari level tertinggi sejak 2018 usai sempat mencetak keuntungan.
(Baca Juga: Gubernur BI Proyeksi Rupiah Bergerak di Level 14.700 Tahun Depan )
Indeks dolar terhadap rivalnya terpantau meningkat 0,12% ke posisi 92,346, setelah mencapai level terendah sejak April 2018. Greenback telah menurun sejak minggu lalu, dimana merosot turun sekitar 1% setelah Federal Reserve mengumumkan akan lebih fokus pada inflasi membuka lapangan kerja.
Dengan pergeseran kebijakan The Fed, dibanding melonggarkan tetapi menjaga suku bunga AS lebih rendah lebih lama, telah mendorong para pelaku pasar untuk menjual mata uang. Euro yang kemarin meningkat, hari ini bergerak mendatar pada level 1.19095 terhadap USD.
(Baca Juga: Gubernur BI Proyeksi Rupiah Bergerak di Level 14.700 Tahun Depan )
Indeks dolar terhadap rivalnya terpantau meningkat 0,12% ke posisi 92,346, setelah mencapai level terendah sejak April 2018. Greenback telah menurun sejak minggu lalu, dimana merosot turun sekitar 1% setelah Federal Reserve mengumumkan akan lebih fokus pada inflasi membuka lapangan kerja.
Dengan pergeseran kebijakan The Fed, dibanding melonggarkan tetapi menjaga suku bunga AS lebih rendah lebih lama, telah mendorong para pelaku pasar untuk menjual mata uang. Euro yang kemarin meningkat, hari ini bergerak mendatar pada level 1.19095 terhadap USD.
(akr)
Lihat Juga :