Energi Mahal dan Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa

Senin, 13 Januari 2025 - 12:03 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Kebakaran Los Angeles: Korban Tewas Menjadi 24 Orang, Bencana Tak Kunjung Berakhir

Mengomentari laporan tersebut, Anggota Parlemen Eropa Markus Ferber mengatakan laporan tersebut harus dilihat sebagai seruan untuk bertindak bagi para pembuat kebijakan UE, yang menekankan urgensi penerapan reformasi struktural.

"Laporan tersebut menunjukkan bahwa masalah daya saing harus menjadi tema utama dalam pekerjaan Komisi di masa mendatang. Ada risiko hilangnya kemakmuran yang signifikan," ungkapnya seperti dilansir Russia Today, Senin (13/1/2025).

Pada bulan November, mantan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi juga memperingatkan bahwa UE sangat membutuhkan perombakan ekonomi besar-besaran untuk mendapatkan kembali daya saing dan mencegah penurunan lebih lanjut. Draghi menekankan perlunya investasi substansial dalam inovasi untuk menutup kesenjangan dengan AS dan China, memperkirakan bahwa hingga 800 miliar euro (sekitar USD820 miliar) per tahun, atau sekitar 5% dari PDB UE, mungkin diperlukan.

Komisi Eropa diperkirakan akan mengajukan proposal legislatif utama pada akhir Februari untuk mengatasi tantangan ekonomi saat ini dalam blok tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved