Bekerja di Luar Negeri Makin Mudah, MNC Finance Siap Bantu Pembiayaan Pendidikan dan Pelatihan

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:09 WIB
loading...
Bekerja di Luar Negeri...
PT MNC Finance mengumumkan kerjasama strategis dengan PT Binawan Inti Utama, sebuah perusahaan yang telah lama berkontribusi di sektor pelatihan dan pengembangan tenaga kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Memiliki pekerjaan yang layak dan dapat membiayai kehidupan keluarga adalah impian hampir semua orang, termasuk juga bekerja di luar negeri. Namun untuk calon pekerja, terkadang menemui kesulitan saat menyiapkan diri untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan karena terbentur biaya.

Kini PT MNC Finance , perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia mengumumkan kerjasama strategis dengan PT Binawan Inti Utama, sebuah perusahaan yang telah lama berkontribusi di sektor pelatihan dan pengembangan tenaga kerja .

Baca Juga: Tingkatkan Fasilitas Pendanaan, MNC Finance Kumpulkan Mitra Kerja

Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan, PT MNC Finance memandang kemitraan ini sebagai wujud nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan. MNC Finance bekerjasama dengan PT Binawan Inti Utama dalam hal pembiayaan multiguna jasa untuk paket pendidikan dan pelatihan, pemberangkatan pulang pergi calon Pekerja Migran Indonesia.

"Kami percaya bahwa transformasi tenaga kerja adalah bagian penting dari perjalanan menuju masa depan emas Indonesia. Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global," ujar Direktur Utama PT MNC Finance, Gabriel Mahjudin.

Momentum ini menjadi semakin istimewa karena Presiden Direktur PT Binawan Inti Utama, Said Saleh Alwaini yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), baru-baru ini menggelar acara pelantikan Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pertimbangan APJATI periode 2024-2029 di Hotel JS Luwansa, 8 Januari 2024.

Acara ini menjadi momentum penting bagi APJATI dalam mempertegas komitmennya untuk mendukung penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berkualitas sebagai organisasi tertua dan dengan jumlah anggota terbanyak di Indonesia.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, Wakil Menteri P2MI, Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, serta perwakilan negara-negara sahabat.

Dalam pidatonya, Ketua Umum APJATI, Said Saleh Alwaini menegaskan, komitmen untuk mendukung target pemerintah dan 70% akan dipenuhi oleh APJATI. “APJATI terus bersinergi dengan pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kompetensi PMI, memperkuat perlindungan, dan meningkatkan representasi di negara-negara penempatan.

"Selain itu, APJATI akan memanfaatkan teknologi modern untuk memfasilitasi seluruh stakeholder dalam ekosistem PMI, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, hingga penempatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Ini adalah waktu keemasan kita. Dunia membutuhkan tenaga kerja, sementara Indonesia memiliki potensi besar. Saatnya kita pintar memainkan peran ini untuk memaksimalkan peluang yang ada.”

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas langkah strategis yang diambil APJATI. "Pemerintah siap membantu dan mendukung P3MI dalam meningkatkan kualitas PMI dari unskilled menjadi skilled, termasuk soal pembiayaan. Sinergi antara APJATI dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat, serta memperkuat perlindungan bagi mereka di luar negeri," ungkapnya.

Baca Juga: Apjati Lepas Keberangkatan 31 Pekerja Migran Indonesia ke Saudi

Acara bertajuk "Embracing Transformation For A Golden Future" ini berhasil menyatukan berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan organisasi non-pemerintah, untuk berdiskusi tentang strategi dan solusi inovatif dalam mendukung transformasi sektor tenaga kerja.

Dengan kehadiran PT MNC Finance dalam acara ini, kerjasama yang terjalin diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan bersama dalam menciptakan tenaga kerja berkualitas tinggi dan sektor industri yang lebih kompetitif.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pererat Kebersamaan...
Pererat Kebersamaan Idul Adha 2026, MNC Finance Bersama 10 Mitra Perusahaan Salurkan Hewan Kurban Kepada Masyarakat
Upaya Peningkatan Target...
Upaya Peningkatan Target Penjualan, MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
Rapat Bersama DPR, Apjati...
Rapat Bersama DPR, Apjati Dorong Reformasi Total Regulasi Penempatan PMI
Ini Jurusan Kuliah dan...
Ini Jurusan Kuliah dan Industri Paling Dibutuhkan Australia hingga 2030, Tertarik?
Mendiktisaintek Siapkan...
Mendiktisaintek Siapkan Program Khusus Bagi Mahasiswa yang Ingin Bekerja di Luar Negeri
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Cara Praktis Pemesanan...
Cara Praktis Pemesanan Tiket Pesawat untuk Efisiensi Perjalanan Bisnis
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tertua di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved