China Terperangkap dalam Deflasi Terpanjang Sejak Era Mao Zedong, Apa Dampaknya?

Kamis, 16 Januari 2025 - 07:25 WIB
loading...
A A A
Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan pertumbuhan PDB riil China mencapai 4,9% untuk setahun penuh 2024, setelah sentimen mulai bergeser dalam beberapa bulan terakhir berkat lebih banyak stimulus dari pemerintah.

Namun, sebagai cerminan dari ketidakseimbangan yang terus-menerus antara produksi domestik dan permintaan yang lemah, pertumbuhan produksi industri mungkin melampaui rebound dalam penjualan ritel. Investasi properti telah mengalami kontraksi selama lebih dari dua tahun dan hampir pasti akan jatuh lagi di akhir tahun 2024.

Deflator PDB kemungkinan besar berada di wilayah negatif selama periode Oktober-Desember selama tujuh kuartal berturut-turut, menyamai rekor sebelumnya selama Krisis Keuangan Asia pada akhir 1990-an.

Indeks, yang mengukur perbedaan antara pertumbuhan PDB nominal dan riil China, akan meningkat menjadi 0,9% pada 2026 dan 1,4% pada 2027, demikian hasil jajak pendapat Bloomberg.

"Deflator PDB negatif, atau pertumbuhan PDB nominal yang lemah, akan merugikan perekonomian secara langsung melalui lemahnya laba perusahaan dan lemahnya pendapatan fiskal, dan secara tidak langsung melalui lemahnya pertumbuhan pendapatan," ujar Zhu Haibin, Kepala Ekonom China di JPMorgan.

Baca Juga: Gubernur California Sebut Elon Musk Bohong soal Kebakaran Los Angeles

Para ekonom mengatakan bahwa China perlu mengatasi inflasi yang rendah atau lebih fokus pada harga dan pertumbuhan nominal. Deflasi dapat menjadi pembunuh diam-diam perdagangan dan konsumsi dalam jangka panjang.

Meskipun barang-barang yang lebih murah mungkin tampak menarik, bahayanya adalah orang-orang dapat menunda pembelian karena mereka berharap harga-harga akan turun lebih jauh. Pengeluaran konsumen yang lebih lemah kemudian akan mengikis pendapatan bisnis, yang pada gilirannya akan mengurangi tenaga kerja dan investasi yang menciptakan lingkaran setan.

Menurut para ekonom para pejabat belum menunjukkan tekad untuk memerangi deflasi, meskipun mereka sedang mempersiapkan kebijakan yang lebih ekspansif tahun ini termasuk rasio defisit anggaran yang lebih luas dan lebih banyak pemotongan suku bunga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved