AS Melarang Impor dari 37 Perusahaan China terkait Kerja Paksa

Senin, 20 Januari 2025 - 12:22 WIB
loading...
AS Melarang Impor dari...
Amerika Serikat (AS) melarang impor dari 37 perusahaan China terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan Uighur. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat ( AS ) melarang impor dari 37 perusahaan China terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan Uighur . Disampaikan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri, dari total perusahaan tersebut di antaranya bergerak pada sektor tekstil, pertambangan dan tenaga surya.

Perusahaan-perusahaan China yang masuk daftar hitam AS termasuk Huafu Fashion Co., salah satu produsen tekstil terbesar di dunia, dan 25 anak perusahaan yang telah dikaitkan dengan praktik kerja paksa di industri kapas China.

Baca Juga: Nasib Uighur Dinilai Masih Butuh Perhatian Publik Dunia

Deretan perusahaan ini ditambahkan ke dalam Daftar Entitas Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur, yang membatasi impor barang-barang yang terkait dengan apa yang digambarkan AS sebagai pelanggaran hak asasi manusia China dan genosida yang sedang berlangsung di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang.

Pihak berwenang AS mengatakan, pihak Beijing telah mendirikan kamp-kamp interniran untuk Uighur dan kelompok agama serta etnis minoritas lainnya di wilayah Xinjiang barat China. Meski begitu Beijing telah membantah adanya pelanggaran tersebut.

Perusahaan yang baru terdaftar juga termasuk Donghai JA Solar Technology Co, yang mengembangkan produk energi surya dengan polisilikon buatan Xinjiang, dan Hongyuan Green Energy Co, yang sumber polisilikon berasal dari wilayah tersebut, menurut AS.

Zijin Mining Group Co dan tiga anak perusahaan yang mencari dan mengekstraksi seng, tembaga, dan logam lainnya dari wilayah tersebut, termasuk di antara perusahaan pertambangan yang masuk daftar larangan AS.

Penambahan terbaru membuat jumlah total perusahaan dalam daftar menjadi 144 sejak Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur ditandatangani menjadi undang-undang pada Desember 2021.

Baca Juga: 140 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS, Perang Dagang Chip Memanas

Dilansir Reuters, perusahaan-perusahaan tersebut tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar terkait kebijakan dari AS yang menghentikan impor.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Berita Terkini
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved