Jelang Pelantikan Trump: Dolar Drop, Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Senin, 20 Januari 2025 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Ahli strategi Goldman Sachs memperkirakan perubahan kebijakan AS akan mendukung penguatan dolar, tetapi memperingatkan tentang risiko jangka pendek karena ekspektasi pasar untuk tindakan cepat pada tarif. Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,32% pada 109,08. Indeks ini mencapai level tertinggi 26 bulan di 110,17 pada minggu lalu.
Baca Juga: Hanya Dalam Semalam, Kapitalisasi Koin Meme Kripto Trump Tembus Rp583,6 Triliun
Dolar AS telah naik 4% sejak pemilihan presiden bulan November karena para trader mengantisipasi kebijakan-kebijakan Trump akan mendorong pertumbuhan dan inflasi.
"Ada ekspektasi yang tinggi bahwa Trump akan mengumumkan tarif perdagangan di bawah perintah eksekutif bersama dengan banyak pengumuman kebijakan lainnya yang dapat mendorong kenaikan dolar AS lebih lanjut," kata Derek Halpenny, kepala riset pasar global di MUFG, dilansir dari Reuters, Senin (20/1/2025).
Baca Juga: Hanya Dalam Semalam, Kapitalisasi Koin Meme Kripto Trump Tembus Rp583,6 Triliun
Dolar AS telah naik 4% sejak pemilihan presiden bulan November karena para trader mengantisipasi kebijakan-kebijakan Trump akan mendorong pertumbuhan dan inflasi.
"Ada ekspektasi yang tinggi bahwa Trump akan mengumumkan tarif perdagangan di bawah perintah eksekutif bersama dengan banyak pengumuman kebijakan lainnya yang dapat mendorong kenaikan dolar AS lebih lanjut," kata Derek Halpenny, kepala riset pasar global di MUFG, dilansir dari Reuters, Senin (20/1/2025).
(nng)
Lihat Juga :