Tahun 2025 Penuh Tantangan Ekonomi, Cermati Outlook Pasar Obligasi dan Saham
Senin, 20 Januari 2025 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2025, penerbitan obligasi korporasi diperkirakan mencapai Rp145 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh jatuh tempo obligasi korporasi yang lebih besar dibandingkan tahun 2024, serta meningkatnya kebutuhan pendanaan untuk belanja modal dan modal kerja yang sempat tertunda sebelumnya.
Selain itu, tren penurunan suku bunga diprediksi akan mendorong emiten untuk lebih agresif menerbitkan obligasi dengan tenor panjang.
Kemudian pada pasar saham, Camar menjelaskan bahwa saat ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) menawarkan valuasi menarik dengan price-to-earnings (P/E) ratio sebesar 16,5x yang berada di bawah rata-rata lima tahun terakhir.
Baca Juga: RUPSLB Insight Investments Management Terima Pengunduran Diri Dirut Ekiawan Heri
Hal ini dikarenakan terjadinya koreksi IHSG akibat keluarnya dana asing selama 3 bulan terakhir di penghujung 2024, namun di sisi lain perusahaan masih mencatatkan pertumbuhan laba bersih selama tahun 2024.
Selain itu, tren penurunan suku bunga diprediksi akan mendorong emiten untuk lebih agresif menerbitkan obligasi dengan tenor panjang.
Kemudian pada pasar saham, Camar menjelaskan bahwa saat ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) menawarkan valuasi menarik dengan price-to-earnings (P/E) ratio sebesar 16,5x yang berada di bawah rata-rata lima tahun terakhir.
Baca Juga: RUPSLB Insight Investments Management Terima Pengunduran Diri Dirut Ekiawan Heri
Hal ini dikarenakan terjadinya koreksi IHSG akibat keluarnya dana asing selama 3 bulan terakhir di penghujung 2024, namun di sisi lain perusahaan masih mencatatkan pertumbuhan laba bersih selama tahun 2024.
(akr)
Lihat Juga :