Dirut BNI Baru Royke Tumilaar: Saya Akan Jalankan Amanah dengan Baik
Rabu, 02 September 2020 - 16:33 WIB
loading...
Direktur Utama BNI terpilih Royke Tumilaar menyatakan kesiapannya untuk membawa BNI menjadi bank yang akan berkontribusi aktif membangun ekonomi Indonesia serta membawa ke tingkat global. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) terpilih Royke Tumilaar menyatakan kesiapannya untuk membawa BNI menjadi bank yang akan berkontribusi aktif membangun ekonomi Indonesia serta membawa bank BUMN tersebut mewakili industri perbankan Indonesia di tingkat global
“Pertama tama kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan kepada saya untuk menahkodai BNI, apalagi Bank BNI memiliki sejarah panjang yang telah ikut mewarnai perkembangan Ekonomi Indonesia sejak 1946. Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Royke di Jakarta, Rabu (2/9/2020).
(Baca Juga: Hijrah dari Bos Mandiri ke BNI, Royke Tumilaar Membawa Visi Ini )
Dia menyadari penunjukkan tersebut akan membawa konsekuensi yang harus dijalani, antara lain target atau ekspektasi dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN. “Target ini menjadi tantangan bagi saya untuk membawa dewan direksi baru dalam sebuah sinergi yang produktif dan strategis untuk bisa memenuhi target tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, tambahnya, dirinya tidak akan melakukan perubahan banyak dari strategi yang lama dan akan menyesuaikan dengan ekspektasi stakeholder, termasuk karyawan.
“Pertama tama kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan kepada saya untuk menahkodai BNI, apalagi Bank BNI memiliki sejarah panjang yang telah ikut mewarnai perkembangan Ekonomi Indonesia sejak 1946. Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Royke di Jakarta, Rabu (2/9/2020).
(Baca Juga: Hijrah dari Bos Mandiri ke BNI, Royke Tumilaar Membawa Visi Ini )
Dia menyadari penunjukkan tersebut akan membawa konsekuensi yang harus dijalani, antara lain target atau ekspektasi dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN. “Target ini menjadi tantangan bagi saya untuk membawa dewan direksi baru dalam sebuah sinergi yang produktif dan strategis untuk bisa memenuhi target tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, tambahnya, dirinya tidak akan melakukan perubahan banyak dari strategi yang lama dan akan menyesuaikan dengan ekspektasi stakeholder, termasuk karyawan.
Lihat Juga :