Erick Thohir: Perubahan UU BUMN Bakal Atur BPI Danantara
Kamis, 23 Januari 2025 - 19:21 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias BPI Danantara masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-undang Badan Usaha Milik Negara (RUU BUMN) atau perubahan ketiga UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir mengakui bahwa akan ada badan pengelola investasi dalam perubahan perubahan ketiga UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. "DPR menyampaikan akan ada badan pengelola (BPI Danantara)," ujar Erick ketika ditemui di gedung DPR/MPR, Kamis (23/1/2025).
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Perlukah Keberadaan BPI Danantara?
Menurut dia Kementerian BUMN menyambut baik pengabungan pengelolaan aset perseroan negara melalui Danantara dengan prinsip good corporate governance (GCG). "Kami juga menyambut pengabungan pengelolaan aset (BUMN) secara GCG," jelasnya.
Adapun, awal pendirian lembaga baru itu ditandai dengan pengangkatan Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Kepala BP Danantara di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Muliaman menyebut, BPI Danantara bakal mengelola investasi yang kerap dijalankan BUMN. Bahkan, cakupannya begitu luas lantaran Indonesia Investment Authority (INA) dan special mission vehicles (SMV) juga akan diambil alih oleh Danantara.
Ruang lingkup kerjanya didasari pada manajemen aset (asset management), manajemen investasi (investment management), dan investasi perbankan (investment banking).
"Cakupannya luas seperti saya sampaikan ya, istilahnya ada kegiatan yang berbasis aset manajemen. Itu kegiatan yang me-leverage aset-aset BUMN," ucap Muliaman.
Menteri BUMN Erick Thohir mengakui bahwa akan ada badan pengelola investasi dalam perubahan perubahan ketiga UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. "DPR menyampaikan akan ada badan pengelola (BPI Danantara)," ujar Erick ketika ditemui di gedung DPR/MPR, Kamis (23/1/2025).
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Perlukah Keberadaan BPI Danantara?
Menurut dia Kementerian BUMN menyambut baik pengabungan pengelolaan aset perseroan negara melalui Danantara dengan prinsip good corporate governance (GCG). "Kami juga menyambut pengabungan pengelolaan aset (BUMN) secara GCG," jelasnya.
Adapun, awal pendirian lembaga baru itu ditandai dengan pengangkatan Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Kepala BP Danantara di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Muliaman menyebut, BPI Danantara bakal mengelola investasi yang kerap dijalankan BUMN. Bahkan, cakupannya begitu luas lantaran Indonesia Investment Authority (INA) dan special mission vehicles (SMV) juga akan diambil alih oleh Danantara.
Ruang lingkup kerjanya didasari pada manajemen aset (asset management), manajemen investasi (investment management), dan investasi perbankan (investment banking).
"Cakupannya luas seperti saya sampaikan ya, istilahnya ada kegiatan yang berbasis aset manajemen. Itu kegiatan yang me-leverage aset-aset BUMN," ucap Muliaman.
Lihat Juga :