Belanja Online Naik, Bisnis Layanan Fulfillment Tumbuh Double Digit di 2024

Kamis, 23 Januari 2025 - 22:16 WIB
loading...
Belanja Online Naik,...
Oxygen Commerce melewati tahun 2024 dengan pencapaian kinerja yang cukup positif, dimana perusahaan berhasil meraih pertumbuhan bisnis double digit jika dibandingkan tahun 2023. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Oxygen Commerce melewati tahun 2024 dengan pencapaian kinerja yang cukup positif, dimana perusahaan berhasil meraih pertumbuhan bisnis double digit jika dibandingkan tahun 2023. VP Corporate Development Oxygen Commerce, Regan Dwinanda mengatakan, pertumbuhan bisnis yang diraih tahun lalu didorong oleh kenaikan permintaan barang dari transaksi e-commerce .

Oxygen Commerce adalah perusahaan yang menawarkan layanan fulfillment terintegrasi untuk mendukung keberlangsungan bisnis e-commerce di Indonesia, layanan yang ditawarkan mulai dari proses penerimaan, penyimpanan dan pengiriman barang sampai ke konsumen.

Baca Juga: Riset Sebut Pengguna Ecommerce Semakin Meningkat, Ini Faktanya

“Pertumbuhan bisnis kami sangat tergantung pada transaksi e-commerce, jika terjadi kenaikan belanja online maka secara otomatis akan mempengaruhi bisnis layanan fulfillment,” ujar Regan.

Sebagai informasi dalam pengelolaan bisnis, fulfilment merujuk pada layanan menyeluruh yang melibatkan pemrosesan pesanan dari gudang penyimpanan kepada pelanggan. Rangkaian proses fulfillment dimulai dari penerimaan hingga pengiriman produk ke alamat penerima sesuai permintaan

Produk atau jenis barang yang mengalami kenaikan permintaan di sepanjang tahun 2024 adalah produk consumer goods, skin care, dan kosmetik. Saat ini Oxygen Commerce melayani lebih dari 30 aktif customer dengan ribuan
brand, alasan utama mereka memilih Oxygen Commerce adalah kepercayaan dan kenyamanan.

Selain itu, juga sudah berpengalaman dalam menangani jumlah pesanan yang mencapai ratusan ribu dalam satu hari kerja bahkan mencapai jutaan order dalam satu bulan dan ditangani secara maksimal.

“Saat ini di Fullfilment Center kami ada lebih dari 9.000 merk produk dengan total jumlah lebih dari 5.000.000 pcs produk. Barangnya sangat beragam, mulai dari consumer goods, audio mobil, velg motor, sanitary, alat masak, skincare, alat kebersihan, semua dikelola dengan baik dan profesional untuk memastikan kepuasan konsumen,” ungkap dia.

Kementerian Perdagangan mencatat transaksi e-commerce pada tahun 2023 mencapai angka Rp453 triliun sedangkan pada tahun 2024, angkanya sudah menyentuh Rp487 triliun.

Pengembangan Bisnis Baru di 2025

Oxygen Commerce telah meluncurkan satu layanan terbaru, yaitu layanan pengelolaan gudang bagi pelaku bisnis ecommerce. Layanan ini dirancang untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengelola kegiatan operasional harian.

Baca Juga: Beri Solusi Pendanaan dan Gudang Penyimpanan Besar Bagi UMKM

“Banyak para pelaku bisnis ecommerce yang sudah memiliki gudang namun tidak dikelola dengan optimal. Kebetulan kami memiliki sistem dan juga tim yang sudah terbukti mampu menangani operasional gudang hingga jutaan order. Kami berharap layanan baru ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka sekaligus memperkuat posisi kami sebagai mitra e-commerce yang handal,” jelas Regan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Teknologi Crane Canggih...
Teknologi Crane Canggih Dipamerkan MHE di Cikarang
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved