Smelter Nikel Gunakan Energi Bersih Segera Beroperasi di Kolaka
Jum'at, 24 Januari 2025 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Deputy President Director Ceria, Djen Rizal menjelaskan bahwa smelter ini dibangun PMDN murni yang dimiliki dan dikelola putra daerah. Pendanaan oleh Sindikasi Perbankan Nasional yang dipimpin PT Bank Mandiri Tbk dan Bank SulselBar dan BJB.
“Smelter Merah Putih ini menjadi komitmen Ceria untuk melaksanakan Program Hilirisasi Pemerintah untuk memberikan nilai tambah lebih di dalam negeri sebagaimana di amanatkan di Asta Cita ke 5 dan 6 Presiden Prabowo Subianto yaitu melanjutkan program Hilirisasi dan Pertumbuhan, Pemerataan Ekonomi, Pemberantasan Kemiskinan untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Baca juga: Resmikan Proyek Listrik Rp72 Triliun, Prabowo Singgung Waspada Energi
Director of Corporate Affairs Ceria ini juga menjelaskan, niatan dan ikhtiar seluruh manajemen yang dimotori putra putri terbaik untuk membangun industri yang berbasis hilirisasi ini melewati perjuangan yang tidak mudah. Dimulai dengan Ground Breaking pembangunan smelter di pertengahan quartal empat tahun 2019.
Kemudian mendapatkan pendanaan di akhir kuartal satu 2022 oleh sindikasi Perbankan Nasional. Kini mereka berpacu mencapai target penyelesaian pembangunan smelter menjelang akhir quartal pertama tahun 2025.
“Perjalanan kami masih panjang. Untuk itu dukungan pemangku kepentingan di tingkat provinsi, kabupaten dan tentunya masyarakat lingkar tambang sangat kami harapkan,” tandasnya.
“Smelter Merah Putih ini menjadi komitmen Ceria untuk melaksanakan Program Hilirisasi Pemerintah untuk memberikan nilai tambah lebih di dalam negeri sebagaimana di amanatkan di Asta Cita ke 5 dan 6 Presiden Prabowo Subianto yaitu melanjutkan program Hilirisasi dan Pertumbuhan, Pemerataan Ekonomi, Pemberantasan Kemiskinan untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Baca juga: Resmikan Proyek Listrik Rp72 Triliun, Prabowo Singgung Waspada Energi
Director of Corporate Affairs Ceria ini juga menjelaskan, niatan dan ikhtiar seluruh manajemen yang dimotori putra putri terbaik untuk membangun industri yang berbasis hilirisasi ini melewati perjuangan yang tidak mudah. Dimulai dengan Ground Breaking pembangunan smelter di pertengahan quartal empat tahun 2019.
Kemudian mendapatkan pendanaan di akhir kuartal satu 2022 oleh sindikasi Perbankan Nasional. Kini mereka berpacu mencapai target penyelesaian pembangunan smelter menjelang akhir quartal pertama tahun 2025.
“Perjalanan kami masih panjang. Untuk itu dukungan pemangku kepentingan di tingkat provinsi, kabupaten dan tentunya masyarakat lingkar tambang sangat kami harapkan,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :