Saham PIK 2 Milik Aguan Paling Boncos dalam Sepekan, Imbas Pagar Laut di Tangerang
Sabtu, 25 Januari 2025 - 12:25 WIB
loading...
Saham PIK 2 milik Aguan masuk top losers dalam sepekan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah emiten mengalami tekanan signifikan kendati Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menutup pekan ini dengan raihan positif di level 7.166. Terdapat dua saham milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan dalam barisan penghuni top losers, meliputi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), yang mencatatkan koreksi tajam.
Sementara, saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) menjadi saham yang paling tertekan dengan penurunan 21,72 persen dalam sepekan, mengakhiri perdagangan di level Rp775 per saham. Volume transaksi TRUS mencapai 7,36 juta saham dengan nilai transaksi Rp6,12 miliar. Dalam satu bulan terakhir, saham ini telah terkoreksi 16,22 persen, meskipun dalam tiga bulan terakhir masih mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 77 persen.
Baca Juga: Pihak Aguan Klaim HGB di Pagar Laut Tangerang Dulunya Sawah, Dibeli Zaman Soeharto
Saham PANI berkinerja kurang memuaskan, tak lain sejalan dengan polemik kawasan pagar laut di Tangerang. Agung Sedayu Group sebelumnya telah mengonfirmasi memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), kendati telah dicabut oleh Kementerian ATR/BPN.
Saham PANI anjlok 18,69 persen menjadi Rp12.725 per saham. Transaksi PANI selama sepekan mencapai Rp2,85 triliun dengan volume mencapai 220,4 juta saham.
Sementara, saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) menjadi saham yang paling tertekan dengan penurunan 21,72 persen dalam sepekan, mengakhiri perdagangan di level Rp775 per saham. Volume transaksi TRUS mencapai 7,36 juta saham dengan nilai transaksi Rp6,12 miliar. Dalam satu bulan terakhir, saham ini telah terkoreksi 16,22 persen, meskipun dalam tiga bulan terakhir masih mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 77 persen.
Baca Juga: Pihak Aguan Klaim HGB di Pagar Laut Tangerang Dulunya Sawah, Dibeli Zaman Soeharto
Saham PANI berkinerja kurang memuaskan, tak lain sejalan dengan polemik kawasan pagar laut di Tangerang. Agung Sedayu Group sebelumnya telah mengonfirmasi memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), kendati telah dicabut oleh Kementerian ATR/BPN.
Saham PANI anjlok 18,69 persen menjadi Rp12.725 per saham. Transaksi PANI selama sepekan mencapai Rp2,85 triliun dengan volume mencapai 220,4 juta saham.
Lihat Juga :