AI Diproyeksikan Dorong Transformasi di Sektor Ritel dan Konsumen
Senin, 27 Januari 2025 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AI Melesat Cepat, Sundar Pichai Cemaskan Masa Depan Google
Investasi dalam platform ekosistem atau perangkat yang memfasilitasi pertukaran data dan model AI, diproyeksikan akan meningkat pesat. Responden memproyeksikan pertumbuhan dari 52% saat ini menjadi menjadi 89% dalam tiga tahun ke depan, karena perusahaan berupaya untuk memadukan kemampuan AI dengan mitra bisnis dan teknologi untuk mempercepat inovasi dan mendorong efisiensi.
"AI kini merupakan kebutuhan strategis, dan kami melihat ada komitmen yang kuat di berbagai organisasi Indonesia yang tersebar di seluruh industri untuk mengadopsi AI yang bertanggung jawab di berbagai alur kerja mereka," kata Presiden Direktur IBM Indonesia Roy Kosasih, dalam keterangan pers, Senin (27/1/2025).
Dia menambahkan, perusahaan ritel dan produk konsumen di seluruh dunia telah bereksperimen dengan AI dan melihat manfaat yang dibawa oleh embedded AI, tidak hanya untuk meningkatan produktivitas, tetapi juga untuk meningkatkan relevansi, engagement, dan kepercayaan merek.
Laporan ini menekankan bahwa brand yang sukses perlu mengubah cara pandang terhadap AI, dari sekadar alat meningkatkan produktivitas menjadi penggerak utama inovasi. Untuk mencapai hal ini, lanjut dia, perusahaan perlu meninjau lagi tata kelola dan strategi peningkatan keterampilan.
Investasi dalam platform ekosistem atau perangkat yang memfasilitasi pertukaran data dan model AI, diproyeksikan akan meningkat pesat. Responden memproyeksikan pertumbuhan dari 52% saat ini menjadi menjadi 89% dalam tiga tahun ke depan, karena perusahaan berupaya untuk memadukan kemampuan AI dengan mitra bisnis dan teknologi untuk mempercepat inovasi dan mendorong efisiensi.
"AI kini merupakan kebutuhan strategis, dan kami melihat ada komitmen yang kuat di berbagai organisasi Indonesia yang tersebar di seluruh industri untuk mengadopsi AI yang bertanggung jawab di berbagai alur kerja mereka," kata Presiden Direktur IBM Indonesia Roy Kosasih, dalam keterangan pers, Senin (27/1/2025).
Dia menambahkan, perusahaan ritel dan produk konsumen di seluruh dunia telah bereksperimen dengan AI dan melihat manfaat yang dibawa oleh embedded AI, tidak hanya untuk meningkatan produktivitas, tetapi juga untuk meningkatkan relevansi, engagement, dan kepercayaan merek.
Laporan ini menekankan bahwa brand yang sukses perlu mengubah cara pandang terhadap AI, dari sekadar alat meningkatkan produktivitas menjadi penggerak utama inovasi. Untuk mencapai hal ini, lanjut dia, perusahaan perlu meninjau lagi tata kelola dan strategi peningkatan keterampilan.
(fjo)
Lihat Juga :