Dukung Hilirisasi Perikanan, KKP Siapkan Sistem Informasi Cold Storage
Senin, 27 Januari 2025 - 16:20 WIB
loading...
Sistem informasi manajemen pendingin yang dibuat KKP memungkinkan untuk mengetahui ketersediaan dan sebaran ikan di Indonesia. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) menyiapkan sistem informasi manajemen pendingin untuk mengetahui ketersediaan dan sebaran ikan di Indonesia. Proses ini dilakukan melalui sosialisasi Warehouse Management System (WMS) sebagai sistem informasi cold storage.
"WMS menjadi basis data ketika kita bicara stok ikan secara realtime yang dibutuhkan bukan hanya bagi konsumen tapi juga industri," kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/1/2025).
Baca Juga: Bapanas Minta Penyerapan Beras dan Jagung oleh Bulog Dikawal Ketat
Cold storage dinilai krusial guna menjaga ketersediaan serta mutu, mengingat ikan merupakan perishable food atau pangan yang mudah rusak memerlukan penangananan khusus. Untuk itu, KKP mendorong pengelola gudang beku mengurus Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).
Direktur Logistik Ditjen PDSPKP Berny A Subki menambahkan, WMS mengintegerasikan perangkat internet of think (IoT) dan aplikasi. Cold storage yang menerapkan WMS bisa dipantau keterisiannya secara real time sekaligus dilihat turn over ikan yang keluar-masuk baik harian, bulanan hingga tahunan.
"WMS menjadi basis data ketika kita bicara stok ikan secara realtime yang dibutuhkan bukan hanya bagi konsumen tapi juga industri," kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/1/2025).
Baca Juga: Bapanas Minta Penyerapan Beras dan Jagung oleh Bulog Dikawal Ketat
Cold storage dinilai krusial guna menjaga ketersediaan serta mutu, mengingat ikan merupakan perishable food atau pangan yang mudah rusak memerlukan penangananan khusus. Untuk itu, KKP mendorong pengelola gudang beku mengurus Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).
Direktur Logistik Ditjen PDSPKP Berny A Subki menambahkan, WMS mengintegerasikan perangkat internet of think (IoT) dan aplikasi. Cold storage yang menerapkan WMS bisa dipantau keterisiannya secara real time sekaligus dilihat turn over ikan yang keluar-masuk baik harian, bulanan hingga tahunan.
Lihat Juga :