Jalur Sutra China Tembus ke Thailand, Bangun Kereta Cepat Rp211 Triliun

Jum'at, 31 Januari 2025 - 07:26 WIB
loading...
Jalur Sutra China Tembus...
China dan Thailand menjalin kerja sama menggarap proyek kereta cepat di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - China dan Thailand menjalin kerja sama menggarap proyek kereta cepat di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI). Pemerintah Thailand mengatakan, kereta api berkecepatan tinggi senilai USD13 miliar atau setara Rp211 triliun ke China melalui Laos akan mulai beroperasi pada 2030, SCMP melaporkan.

Seorang juru bicara Pemerintah Thailand mengatakan, jalur tersebut menjadi kesempatan bagi Thailand untuk terhubung ke ekonomi global dan membantunya menjadi pusat logistik regional. Pengumuman itu datang setahun setelah China mendorong Thailand untuk membuat kemajuan yang lebih cepat.

Baca Juga: Di Luar Dugaan AS, Jalur Sutra Baru China Semakin Mengikat Dunia

Setelah selesai, jalur standar jalur ganda akan membentang sejauh 609 km antara Bangkok dan kota Nong Khai di perbatasan Laos. Kereta akan melaju dengan kecepatan 250 km/jam, menjadikannya jalur berkecepatan tinggi pertama di Thailand.

Dari Nong Khai, kereta api akan melewati Laos ke jaringan China di Provinsi Yunnan. Jalur ini akan mengoperasikan kereta Seri Fuxing China, yang dapat berjalan di ketiga sistem. Itu dibangun dalam dua bagian, yang pertama membentang 220 kilometer (km) antara Bangkok dan Nakhon Ratchasima, kota terbesar ketiga di Thailand. Adapun pengerjaan pada bagian ini sekitar sepertiga selesai.

Pembangunan ini sempat tertunda akibat pandemi Covid dan kesulitan pembebasan lahan. China sedang merancang jalur, meletakkan jalur dan melakukan proyek teknik sipil seperti terowongan dan jembatan. Thailand mempertahankan 100% kepemilikan, dan memasok tanah dan bahan konstruksi.

Baca Juga: Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia

Perusahaan yang terlibat adalah China Railway Construction dan China Railways bersama dengan Italian-Thai Development. Rencana keseluruhan membayangkan tiga rute yang berasal dari Kunming, ibu kota Yunnan, melewati Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved