Kapan Diskon Tarif Listrik 50% Berakhir? Catat Tanggalnya

Jum'at, 31 Januari 2025 - 14:52 WIB
loading...
Kapan Diskon Tarif Listrik...
Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi pelanggan PLN berlaku mulai Januari 2025. Petugas PLN sedang mengecek meteran listrik di rumah pelanggan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlaku selama dua bulan, yakni Januari-Februari 2025. Pemberian diskon yang diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA akan berakhir pada 28 Februari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan diskon tarif listrik 50% hanya berlaku dua bulan, yakni Januari-Februari. Dia menegaskan tidak ada perpanjangan diskon tarif listrik di bulan Maret dan seterusnya. "Tidak ada, dua bulan saja," ujar Bahlil dalam pernyataannya, baru-baru ini.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50% Lanjut di Februari, Sisa kWh Januari Hangus?

Sementara, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo sebelumnya mengatakan pembelian token listrik diskon 50% bisa dilakukan kapan saja sesuai periode bulan yang telah ditentukan, yaitu Januari-Februari 2025. Ia pun memastikan kWh diskon di Januari dapat digunakan untuk periode Februari.

"Kami memastikan dengan sistem layanan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit," ujar Darmawan.

Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik. Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abonemen periode Januari-Februari.

Token listrik bisa dibeli dengan nominal tertentu mulai dari Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000 hingga Rp1 juta. Setiap nominal juga memiliki besaran kWh yang berbeda-beda tergantung daya masing-masih rumah.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50% Jadi Lanjut di Februari-Maret 2025? Ini Penjelasannya

Target sasaran penerima diskon tarif listrik PLN sebesar 50% untuk Januari-Februari 2025 sebagai berikut:

1. Daya 450 VA 24,6 juta pelanggan

2. Daya 900 VA 38 juta pelanggan

3. Daya 1.300 VA 14,1 juta pelanggan

4. Daya 2.200 VA 4,6 juta pelanggan

Berikut batas maksimal pembelian token listrik tarif diskon 50% sesuai daya terpasang:

1. Golongan dengan Daya 450 VA

-Pembelian maksimal token listrik: 324 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 415
-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 134.460
-Diskon listrik maksimal: Rp 67.230

2. Golongan dengan Daya 900 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 648 kWh

-Harga listrik per kWh: Rp 1.352

-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 876.096

-Diskon listrik maksimal: Rp 438.048.

3. Golongan dengan Daya 1.300 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 936 kWh

-Harga listrik per kWh: Rp 1.44,70

-Total maksimal pembelian token listrik: Rp 1,35 juta

-Diskon listrik maksimal: Rp 676.119

4. Golongan dengan Daya 2.200 VA

-Maksimal pembelian token listrik: 1.584 kWh

-Harga listrik per kWh: Rp 1.444,70

-Total maksimal pembelian token listrik: Rp2,28 juta

-Diskon listrik maksimal: Rp 1,14 juta

Berikut cara beli token listrik diskon 50%


PLN Mobile

1. Buka aplikasi PLN mobile yang sudah terpasang di ponsel. Pilih menu "Kelistrikan".

2. Masukkan nomor ID pelanggan atau nomor meter.

3. Jika belum terdaftar, pilih fitur "token dan pembayaran".

4. Pilih nomor ID pelanggan atau nomor meter, lalu tekan "beli token"

6. Pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran

7. Setelah pembayaran selesai, klik "Lihat transaksi saya" untuk melihat nomor token listrik yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.

Mobile Banking

1. Buka aplikasi mobile banking yang Anda miliki.

2. Pilih menu transaksi lainnya yang ingin dipilih. Pilih voucher isi ulang.

3. Lalu, klik pada Lainnya.

4. Pilih PLN Prepaid.

5. Masukkan nomor ID pelanggan Anda.

6. Pilih nominal dan lakukan pembayaran.

7. Jika sudah berhasil, rincian nomor token listrik akan muncul.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Rekomendasi
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved