8 Sentimen Bayangi Pergerakan IHSG Pekan Ini, Berikut Proyeksi Analis
Senin, 03 Februari 2025 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
2. Buy BRIS (Entry 2930, Target 3140, Stop Loss <2860).
Peningkatan Investasi Asing Langsung (FDI) yang melonjak 33,3% YoY, mencapai Rp245,8 triliun (USD55,33 miliar) pada kuartal IV 2024, mencerminkan keberhasilan kebijakan hilirisasi pemerintah Indonesia, khususnya di sektor pemrosesan mineral dan industri kendaraan listrik (EV).
Investasi besar yang mengalir ke sektor pertambangan dan pemurnian logam, terutama setelah larangan ekspor bijih nikel sejak 2020, menunjukkan adanya minat investor asing yang kuat terhadap rantai pasok kendaraan listrik Indonesia.
Hal ini memberikan dampak positif pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), yang mencatatkan portofolio pembiayaan kendaraan listrik mencapai Rp171 miliar per Desember 2024, dengan pertumbuhan tahunan (YoY) yang sangat signifikan sebesar 476%.
3. Buy on Breakout GOTO (Entry 83, Target 89, Stop Loss <80).
Dengan inflasi Indonesia yang mulai meningkat secara moderat, terdapat potensi perbaikan daya beli masyarakat. Hal ini dapat mendukung peningkatan transaksi di platform e-commerce Tokopedia dan layanan on-demand Gojek, terutama di sektor transportasi dan layanan pengiriman makanan.
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF PEFINDO i-Grade (XIPI) (Entry 218, Target 230, Stop Loss <214).
Dalam kondisi makroekonomi saat ini, reksa dana indeks yang mengacu pada Pefindo i-Grade, yang berisi emiten dengan peringkat investment grade. Lonjakan FDI sebesar 33,3% YoY pada Q4 2024 menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap ekonomi Indonesia.
Baca Juga: IHSG Ditutup Hijau Awal Pekan Ini, Mayoritas Saham Menguat
Masuknya investasi ke sektor hilirisasi dan digital berpotensi menguntungkan emiten yang memiliki peringkat kredit tinggi, terutama di sektor perbankan, manufaktur, dan infrastruktur yang menjadi bagian dari indeks ini.
Peningkatan Investasi Asing Langsung (FDI) yang melonjak 33,3% YoY, mencapai Rp245,8 triliun (USD55,33 miliar) pada kuartal IV 2024, mencerminkan keberhasilan kebijakan hilirisasi pemerintah Indonesia, khususnya di sektor pemrosesan mineral dan industri kendaraan listrik (EV).
Investasi besar yang mengalir ke sektor pertambangan dan pemurnian logam, terutama setelah larangan ekspor bijih nikel sejak 2020, menunjukkan adanya minat investor asing yang kuat terhadap rantai pasok kendaraan listrik Indonesia.
Hal ini memberikan dampak positif pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), yang mencatatkan portofolio pembiayaan kendaraan listrik mencapai Rp171 miliar per Desember 2024, dengan pertumbuhan tahunan (YoY) yang sangat signifikan sebesar 476%.
3. Buy on Breakout GOTO (Entry 83, Target 89, Stop Loss <80).
Dengan inflasi Indonesia yang mulai meningkat secara moderat, terdapat potensi perbaikan daya beli masyarakat. Hal ini dapat mendukung peningkatan transaksi di platform e-commerce Tokopedia dan layanan on-demand Gojek, terutama di sektor transportasi dan layanan pengiriman makanan.
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF PEFINDO i-Grade (XIPI) (Entry 218, Target 230, Stop Loss <214).
Dalam kondisi makroekonomi saat ini, reksa dana indeks yang mengacu pada Pefindo i-Grade, yang berisi emiten dengan peringkat investment grade. Lonjakan FDI sebesar 33,3% YoY pada Q4 2024 menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap ekonomi Indonesia.
Baca Juga: IHSG Ditutup Hijau Awal Pekan Ini, Mayoritas Saham Menguat
Masuknya investasi ke sektor hilirisasi dan digital berpotensi menguntungkan emiten yang memiliki peringkat kredit tinggi, terutama di sektor perbankan, manufaktur, dan infrastruktur yang menjadi bagian dari indeks ini.
(akr)
Lihat Juga :