LPG 3 Kg Tak Disuplai ke Warung Pengecer, Pangkalan Gas Diserbu Warga
Senin, 03 Februari 2025 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan, bahwa satuan harga gas subsidi dibanderol Rp19 ribu tidak ada kenaikan harga. "Kalau dari pangkalan Rp19 ribu per tabung tidak ada kenaikan," ucapnya.
Ia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM melakukan evaluasi terkait pembatasan distribusi gas LPG 3 Kg atau yang dikenal dengan sebutan gas melon ke pengecer atau warung kelontong. Pasalnya, stok gas di pangkalan akan mempersulit warga dan berebut bahkan menimbulkan 'panic buying'.
"Ya kasihan kayak begini Jadi mempersulit warga, kalau di warung-warung ada kan biasanya orang enggak rebutan kayak gini, cuma kan karena pemerintah itu tujuannya biar tepat sasaran ke konsumen. Sedangkan ada warga mampu maunya pakai 3 kg," ungkapnya.
Sementara itu salah seorang warga, Sofi mengaku memperoleh gas melon menjadi kendala saat hendak memasak. Pasalnya seluruh warung kelontong pun tidak ada stok gas.
Baca Juga: Elpiji 3 Kg Langka, MPR Desak Kementerian ESDM Beri Penjelasan
Ia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM melakukan evaluasi terkait pembatasan distribusi gas LPG 3 Kg atau yang dikenal dengan sebutan gas melon ke pengecer atau warung kelontong. Pasalnya, stok gas di pangkalan akan mempersulit warga dan berebut bahkan menimbulkan 'panic buying'.
"Ya kasihan kayak begini Jadi mempersulit warga, kalau di warung-warung ada kan biasanya orang enggak rebutan kayak gini, cuma kan karena pemerintah itu tujuannya biar tepat sasaran ke konsumen. Sedangkan ada warga mampu maunya pakai 3 kg," ungkapnya.
Sementara itu salah seorang warga, Sofi mengaku memperoleh gas melon menjadi kendala saat hendak memasak. Pasalnya seluruh warung kelontong pun tidak ada stok gas.
Baca Juga: Elpiji 3 Kg Langka, MPR Desak Kementerian ESDM Beri Penjelasan
Lihat Juga :