BSI Cetak Laba Bersih Rp7,01 Triliun di 2024, Tumbuh 22,83%

Jum'at, 07 Februari 2025 - 11:35 WIB
loading...
A A A
BSI juga berhasil memanfaatkan potensi unik dari ekosistem syariah, terutama melalui bisnis emas dan tabungan haji. Bisnis emas BSI tumbuh signifikan sebesar 78,18% yoy menjadi Rp12,82 triliun, didorong oleh produk cicil emas yang melesat 177,42% yoy. Sementara itu, tabungan haji juga menunjukkan tren positif dengan jumlah nasabah mencapai 5,6 juta dan saldo tabungan haji sebesar Rp14,5 triliun pada akhir 2024.

"Bisnis emas dan haji adalah produk unggulan kami yang hanya bisa ditawarkan oleh bank syariah. Ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi BSI," tambah Hery.

BSI berhasil mempertahankan kualitas pembiayaan dengan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) gross yang membaik menjadi 1,90%. Selain itu, cost of credit (CoC) juga turun menjadi 0,83%. Dari sisi profitabilitas, BSI mencatat return on equity (ROE) sebesar 17,77% dan return on asset (ROA) sebesar 2,49%.

"Kami fokus pada pembiayaan yang berkualitas dan pengelolaan dana yang tepat. Ini yang membuat kinerja keuangan kami tetap solid," kata Hery.

BSI juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi berkelanjutan. Pada tahun 2024, BSI menyalurkan pembiayaan berkelanjutan senilai Rp66,50 triliun, naik dari Rp57,7 triliun di tahun sebelumnya. Bank ini juga menerbitkan sustainability sukuk tahap I senilai Rp3 triliun.

Selain itu, BSI telah menerapkan berbagai inisiatif ramah lingkungan, seperti penggunaan kendaraan operasional ramah lingkungan dan pembangunan gedung hemat energi. "Kami berkomitmen untuk mendukung low carbon economy dan berkontribusi pada kemaslahatan umat melalui program-program sosial," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Melalui Syariah untuk...
Melalui Syariah untuk Semua, Permata Bank Hadirkan Layanan Inklusif
Kolaborasi Perdana BSN...
Kolaborasi Perdana BSN dan Al Bahjah Peduli Gelar Khitanan Massal
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Rekomendasi
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Asrul Azis di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah SD, SMP, SMA 2026, Orang Tua Wajib Tahu Sebelum Membeli
Berita Terkini
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved