Daftar 5 Kementerian yang Kena Efisiensi Paling Besar, Anggaran KemenPU Nyaris Dibabat Habis
Rabu, 12 Februari 2025 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Anggaran Kementerian Kesehatan dipangkas Rp19 triliun dari alokasi pagu anggaran pada 2025 Rp105,7 triliun. Program-program yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat tak terkena efisiensi salah satunya program pemeriksaan kesehatan gratis.
"Yang dipotong adalah semua yang berkaitan dengan meeting-meeting, perjalanan dinas, upacara-upacara, hari-hari perayaan, itu semua dipotong 50%, itu sudah kami potong," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
3. Kementerian Keuangan
Anggaran Kementerian Keuangan dipangkas 23,23% atau Rp12,36 triliun menjadi Rp40,84 triliun dari pagu anggaran 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan, efisiensi anggaran yang dilakukan tidak berarti mengurangi kualitas kinerja. Langkah ini untuk menata kembali proses kerja agar lebih efektif.
Kemenkeu memiliki komitmen kuat terhadap digitalisasi. Dengan pemanfaatan teknologi ini, menurutnya Kementerian tetap bisa menjalankan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan.
"Kami harus terus beradaptasi dengan sistem yang semakin canggih agar pekerjaan tetap berjalan optimal dengan jumlah sumber daya yang lebih efisien," ujar dia.
4. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
"Yang dipotong adalah semua yang berkaitan dengan meeting-meeting, perjalanan dinas, upacara-upacara, hari-hari perayaan, itu semua dipotong 50%, itu sudah kami potong," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
3. Kementerian Keuangan
Anggaran Kementerian Keuangan dipangkas 23,23% atau Rp12,36 triliun menjadi Rp40,84 triliun dari pagu anggaran 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan, efisiensi anggaran yang dilakukan tidak berarti mengurangi kualitas kinerja. Langkah ini untuk menata kembali proses kerja agar lebih efektif.
Kemenkeu memiliki komitmen kuat terhadap digitalisasi. Dengan pemanfaatan teknologi ini, menurutnya Kementerian tetap bisa menjalankan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan.
"Kami harus terus beradaptasi dengan sistem yang semakin canggih agar pekerjaan tetap berjalan optimal dengan jumlah sumber daya yang lebih efisien," ujar dia.
4. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Lihat Juga :