Aturan Beli Token Listrik Diskon 50%, Ini Batas Minimal Pembeliannya

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:39 WIB
loading...
Aturan Beli Token Listrik...
Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlanjut hingga Februari 2025. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlanjut hingga Februari 2025. Pemberian diskon untuk tarif listrik diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA.

Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik. Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abondemen periode Januari-Februari.

Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlanjut hingga Februari 2025. Pemberian diskon untuk tarif listrik diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA. Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik. Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abondemen periode Januari-Februari.

Baca Juga: Kenapa Tidak Bisa Beli Token Listrik PLN Jam 12 Malam? Ini Solusinya

Berikut aturan batas maksimal pembelian token listrik diskon 50% di Februari:


1. Pelanggan Daya 450 VA

-Maksimal pembelian token: 324 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 415
-Total maksimal pembelian: Rp 134.460
-Diskon maksimal: Rp 67.230

2. Pelanggan Daya 900 VA

-Maksimal pembelian token: 648 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.352
-Total maksimal pembelian: Rp 876.096
-Diskon maksimal: Rp 438.048

3. Pelanggan Daya 1.300 VA

-Maksimal pembelian token: 936 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.447
-Total maksimal pembelian: Rp 1,35 juta
-Diskon maksimal: Rp 676.119

4. Pelanggan Daya 2.200 VA

-Maksimal pembelian token: 1.584 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.445
-Total maksimal pembelian: Rp 2,28 juta
-Diskon maksimal: Rp 1,14 juta

Lantas, berapa kali pelanggan bisa membeli token diskon tarif listrik di Februari? Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pembelian token listrik diskon 50% bisa dilakukan kapan saja sesuai periode bulan yang telah ditentukan, yaitu 1 Januari-28 Februari 2025.

"Kami memastikan dengan sistem layanan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit," ujar Darmawan Prasodjo.

Baca Juga: Cara Beli Token Listrik Jam 2 Malam saat Diskon 50%, Bisa Untung Berlipat?

Berikut cara beli token listrik diskon 50% di Februari:


PLN Mobile

1. Buka aplikasi PLN mobile yang sudah terpasang di ponsel. Pilih menu "Kelistrikan".

2. Masukkan nomor ID pelanggan atau nomor meter.

3. Jika belum terdaftar, pilih fitur "token dan pembayaran".

4. Pilih nomor ID pelanggan atau nomor meter, lalu tekan "beli token"

5. Tentukan nominal token yang ingin dibeli dan klik "beli"

6. Pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran

7. Setelah pembayaran selesai, klik "Lihat transaksi saya" untuk melihat nomor token listrik yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.

Mobile Banking

1. Buka aplikasi mobile banking yang Anda miliki.

2. Pilih menu transaksi lainnya yang ingin dipilih. Pilih voucher isi ulang.

3. Lalu, klik pada Lainnya.

4. Pilih PLN Prepaid.

5. Masukkan nomor ID pelanggan Anda.

6. Pilih nominal dan lakukan pembayaran.

Minimarket

1. Kunjungi minimarket terdekat.

2. Berikan nomor ID pelanggan kepada kasir.

3. Sebutkan jumlah nominal token listrik yang ingin dibeli.

4. Lakukan pembayaran sesuai dengan nominal yang disebutkan.

5. Setelah melakukan pembayaran, kasir akan memberikan token listrik berupa 20 digit yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved