alexametrics

Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Awas Bisa Jadi Monopoli

loading...
Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Awas Bisa Jadi Monopoli
Menanggapi pembayaran SPP sekolah kini bisa memakai GoPay, ekonom Core Piter Abdullah mengatakan ini bisa disebut monopolis jika ada pemaksaan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menanggapi pembayaran SPP sekolah kini bisa memakai GoPay, ekonom Core Piter Abdullah mengatakan ini bisa disebut monopolis. Hal ini dikarenakan pembayaran SPP ini hanya menggunakan satu alat pembayaran digital.

"Tergantung apakah ada pemaksaan atau tidak, seharusnya masyarakat tidak diwajibkan menggunakan satu alat pembayaran. Karena ada juga Ovo, Linkaja, Dana," ujar Piter saat dihubungi SINDONews di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Seperti diketahui, pembayaran SPP sekolah sudah dapat dilakukan melalui GoPay diaplikasi GoJek. Senior Vice President Sales GoPay, Arno Tse mengatakan metode pembayaran biaya pendidikan ini memudahkan orang tua murid karena dapat dilakukan dimana saja.



(Baca Juga: Meme Jadi Kenyataan, Bayar SPP Kini Bisa Pakai GoPay)

Pembayaran itu dapat dilakukan melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills. Tidak hanya membayar SPP, pembayaran pendidikan lain seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler juga dapat dibayar dengan GoPay.

Di bidang pendidikan, GoPay telah membantu Madrasah Miftahul Akhlaqiyah di Ngaliyan di Semarang, Universitas Tarumanegara dan Universitas Bunda Mulia untuk mengimplementasikan QRIS. Di awal tahun 2019, GoPay juga telah menjadi uang elektronik pertama yang membangun ekosistem non-tunai dengan 50 SMK di Jakarta Utara.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak