KB Bank Kantongi Pendapatan Bunga Bersih Lebih Rp900 Miliar di 2024
Senin, 17 Februari 2025 - 21:13 WIB
loading...
PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fundamental keuangan dan meningkatkan daya saing melalui transformasi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank KB Bukopin Tbk ( KB Bank ) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fundamental keuangan dan meningkatkan daya saing melalui transformasi yang komprehensif. KB Bank terus menunjukan perkembangan positif dalam berbagai aspek perbankan.
"Transformasi KB Bank merupakan perjalanan yang penuh dengan tantangan. Namun berkat dukungan dan kepercayaan penuh dari pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan serta dedikasi dari seluruh karyawan, saat ini KB Bank telah melalui bagian tersulit dari perjalanan transformasi dan bersiap untuk meraih kinerja positif dan pertumbuhan berkelanjutan," ujar Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee dalam siaran pers, Senin (17/2/2025).
Baca Juga: Begini Strategi KB Bank Kelola Risiko Kredit pada Kuartal III-2024
Seiring dengan transformasi yang menyeluruh, KB Bank berhasil memperbaiki fundamental keuangannya secara signifikan hingga akhir 2024. Sebelum transformasi, rasio kecukupan modal (CAR) hanya berada di kisaran 12%, namun kini telah stabil di level 16%, memberikan ruang gerak lebih besar untuk pertumbuhan.
Kualitas aset juga mengalami peningkatan, dengan rasio kredit yang kurang berkualitas (LAR) yang berhasil ditekan dari 65% menjadi hanya 23%. Dari sisi likuiditas, rasio kecukupan likuiditas (LCR) melonjak dari 90% di tahun 2020 saat ini menjadi 147%, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh regulasi.
Lebih lanjut, kinerja keuangan KB Bank juga menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pendapatan bunga bersih (NII) melonjak lebih dari dua kali lipat, mencapai di atas Rp900 miliar pada akhir 2024 dari sebelumnya hanya sekitar Rp400 miliar pada saat sebelum transformasi. Peningkatan ini juga berdampak pada margin bunga bersih (NIM), yang naik dari 0,6% menjadi kisaran 1,3%-1,4% berkat perbaikan kualitas aset. Lebih lanjut, proses persetujuan kredit terpusat memastikan manajemen risiko yang lebih baik, sehingga memperkuat posisi bank dalam menghadapi dinamika pasar.
Sebagai bagian dari transformasi, KB Bank juga melakukan modernisasi sistem perbankan inti dengan mengadopsi Next Generation Banking System (NGBS) yang berbasis teknologi teruji. Sistem baru ini menggantikan infrastruktur lama yang sebelumnya memiliki keterbatasan efisiensi operasional dan inovasi layanan.
"Transformasi KB Bank merupakan perjalanan yang penuh dengan tantangan. Namun berkat dukungan dan kepercayaan penuh dari pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan serta dedikasi dari seluruh karyawan, saat ini KB Bank telah melalui bagian tersulit dari perjalanan transformasi dan bersiap untuk meraih kinerja positif dan pertumbuhan berkelanjutan," ujar Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee dalam siaran pers, Senin (17/2/2025).
Baca Juga: Begini Strategi KB Bank Kelola Risiko Kredit pada Kuartal III-2024
Seiring dengan transformasi yang menyeluruh, KB Bank berhasil memperbaiki fundamental keuangannya secara signifikan hingga akhir 2024. Sebelum transformasi, rasio kecukupan modal (CAR) hanya berada di kisaran 12%, namun kini telah stabil di level 16%, memberikan ruang gerak lebih besar untuk pertumbuhan.
Kualitas aset juga mengalami peningkatan, dengan rasio kredit yang kurang berkualitas (LAR) yang berhasil ditekan dari 65% menjadi hanya 23%. Dari sisi likuiditas, rasio kecukupan likuiditas (LCR) melonjak dari 90% di tahun 2020 saat ini menjadi 147%, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh regulasi.
Lebih lanjut, kinerja keuangan KB Bank juga menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pendapatan bunga bersih (NII) melonjak lebih dari dua kali lipat, mencapai di atas Rp900 miliar pada akhir 2024 dari sebelumnya hanya sekitar Rp400 miliar pada saat sebelum transformasi. Peningkatan ini juga berdampak pada margin bunga bersih (NIM), yang naik dari 0,6% menjadi kisaran 1,3%-1,4% berkat perbaikan kualitas aset. Lebih lanjut, proses persetujuan kredit terpusat memastikan manajemen risiko yang lebih baik, sehingga memperkuat posisi bank dalam menghadapi dinamika pasar.
Sebagai bagian dari transformasi, KB Bank juga melakukan modernisasi sistem perbankan inti dengan mengadopsi Next Generation Banking System (NGBS) yang berbasis teknologi teruji. Sistem baru ini menggantikan infrastruktur lama yang sebelumnya memiliki keterbatasan efisiensi operasional dan inovasi layanan.
Lihat Juga :