alexametrics

Freeport Siapkan Dana USD600 Juta Mulai Konstruksi Smelter Tahun Ini

loading...
Freeport Siapkan Dana USD600 Juta Mulai Konstruksi Smelter Tahun Ini
Freeport akan mulai membangun smelternya di Gresik, Jawa Timur, tahun ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Freeport Indonesia tahun ini akan mengucurkan investasi sebesar USD600 juta untuk memulai konstruksi pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di Gresik, Jawa Timur. Saat ini, progress tahapan pembangunan smelter baru mencapai 4,88%.

"Konstruksi diharapkan pada Agustus 2020 sudah bisa dimulai. Saat ini kami sedang melakukan pemadatan lahan harapannya tiga bulan selesai lalu lelang Engineering Procurement Construction (EPC)," ujar Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurut dia pembangunan smelter ditargetkan bakal selesai pada 2023 mendatang. Adapun secara total keseluruhan pembangunan smelter membutuhkan biaya sebesar USD3 miliar. Dari total investasi itu, kata dia, sebesar USD2,8 miliar diperoleh dari pinjaman dan selebihnya menggunakan dana internal.



"Dana pinjaman itu nanti diperoleh dari gabungan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Kita harapkan memperoleh pinjaman segera karena kita mulai keluar uang tahun ini," kata dia.

Dia mengatakan bahwa pembangunan smelter ditetapkan di JIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Semula pembangunan smelter tersebut memiliki dua opsi wilayah penempatan yakni di wilayah pabrik Petrokimia, Gresik dan JIPE.

"Namun setelah dilakukan kajian di JIPE lebih feasible dan efisien kemudian kita terminasi kontrak dengan Petrokimia. Smelter ini akan menjadi smelter terbesar di dunia," kata dia.

Sebagai informasi, smelter Freeport tersebut berkapasitas 2 juta ton konsentrat. Adapun smelter tersebut akan menghasilkan 500.000-600.000 ton katoda tembaga per tahun dengan hasil 40 ton emas per tahun.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak