Muhammadiyah Sambut Gembira Rencana Prabowo Libatkan Ormas Keagamaan Awasi Danantara

Rabu, 19 Februari 2025 - 12:30 WIB
loading...
Muhammadiyah Sambut...
Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam pengawasan BP Investasi Danantara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam pengawasan Daya Anagata Nusantara ( Danantara ), sebuah badan investasi nasional. Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menilai langkah tersebut penting untuk menjaga nilai-nilai konstitusi serta budaya bangsa Indonesia.

"Ormas keagamaan dilibatkan sebagai pengawas Danantara patut kita sambut gembira karena kita ingin negara kita menjadi negara yang maju, tapi majunya tidak seperti Eropa dan Amerika serta China dan lain-lain," kata Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas kepada awak media, Rabu (19/2/2025).

Baca Juga: Prabowo Siap Luncurkan BPI Danantara 24 Februari 2025

Anwar pun menegaskan, peran ormas keagamaan dalam mengawasi Danantara diharapkan dapat menjaga nilai-nilai keagamaan, keadilan, dan kebersamaan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

"Kehadiran ormas- ormas keagamaan sebagai pengawas dari Danantara kita harapkan akan dapat menjaga nilai-nilai yang terdapat dalam konstitusi serta budaya bangsa kita, terutama untuk menjaga nilai-nilai keagamaan, keadilan dan kebersamaan yang selama ini kita junjung tinggi secara bersama," tegasnya.

Sambung Anwar Abbas juga mengingatkan pentingnya memastikan bahwa pengelolaan ekonomi, terutama yang dilakukan oleh badan-badan usaha milik negara, tidak menyimpang dari filosofi dan cita-cita yang telah digariskan oleh para pendiri bangsa.

"Ini penting menjadi perhatian kita bersama karena kita lihat pengelolaan ekonomi kita saat ini sudah sangat kental warna liberalisme kapitalismenya sehingga akibatnya kesenjangan sosial ekonomi di negeri tampak semakin tajam dan terjal dan hal demikian tentu saja tidak kita inginkan," jelasnya.

"Kita berharap ke depan jangan sampai masalah-masalah yang terkait dengan ekonomi apalagi yang dilakukan oleh badan-badan usaha milik negara, itu menyimpang dari falsafah dan cita-cita yang sudah digariskan oleh para pendiri bangsa kita," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menyampaikan bahwa Danantara akan diluncurkan pada 24 Februari 2025. Dia pun menegaskan bahwa pengelolaan dana investasi tersebut harus diawasi bersama-sama, termasuk oleh para mantan presiden dan wakil presiden Indonesia, serta ormas-ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

"Tanggal 24 Februari yang akan datang, 9 hari dari sekarang, kita akan luncurkan dana investasi Indonesia, saya beri nama Danantara dan ini kita harus jaga bersama karena itu saya minta semua presiden sebelum saya berkenan menjadi ikut pengawas di Danantara," kata Prabowo dalam acara HUT Gerindra ke-17, Sabtu (15/2) lalu.

Baca Juga: BPI Danantara Dinilai Bisa Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Aset BUMN

Prabowo juga menekankan bahwa pengawasan yang melibatkan berbagai pihak penting untuk memastikan bahwa pengelolaan hampir 980 miliar dolar aset dana masyarakat tersebut dilakukan dengan transparansi dan akuntabilitas.

"Saya juga berpikir kalau perlu Pimpinan NU, pimpinan Muhammadiyah, Pimpinan mungkin dari KWI dan sebagainya lain ikut juga mengawasi supaya ini adalah uang rakyat dan anak-anak, cucu kita nilainya adalah hampir 980 miliar dolar asset under management," tambahnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved