Saham BUMN Melemah usai Danantara Diluncurkan, Ini Kata Rosan Roeslani
Kamis, 27 Februari 2025 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun demikian, Kepala BKPM ini tetap optimistis kondisi pasar saham akan segera membaik. Dengan penurunan ini, valuasi sejumlah saham big cap penggerak indeks dinilai cukup menarik.
"Saya meyakini bahwa ke depannya saham kita akan naik. Kenapa? Karena valuasi dari saham-saham kita ini sudah menjadi sangat-sangat affordable, sangat-sangat baik," katanya.
Sedianya, IHSG turun 2,8% dalam sepekan terakhir. Koreksi ini membawa tekanan indeks 6,7% sepanjang tahun berjalan (ytd). Rosan juga menyoroti faktor eksternal, khususnya langkah Morgan Stanley yang memangkas peringkat atau rating MSCI Indonesia lantaran ketidakpastian iklim ekonomi domestik.
Dalam dokumen Morgan Stanley pada 19 Februari 2025, peringkat saham MSCI Indonesia dipangkas dari equal weight menjadi underweight. Rosan menekankan pergerakan saham, baik naik maupun turun, adalah hal yang wajar dalam dinamika pasar modal.
Baca Juga: Luncurkan Danantara di Istana, Prabowo Diapit Jokowi dan SBY
"Saya meyakini bahwa ke depannya saham kita akan naik. Kenapa? Karena valuasi dari saham-saham kita ini sudah menjadi sangat-sangat affordable, sangat-sangat baik," katanya.
Sedianya, IHSG turun 2,8% dalam sepekan terakhir. Koreksi ini membawa tekanan indeks 6,7% sepanjang tahun berjalan (ytd). Rosan juga menyoroti faktor eksternal, khususnya langkah Morgan Stanley yang memangkas peringkat atau rating MSCI Indonesia lantaran ketidakpastian iklim ekonomi domestik.
Dalam dokumen Morgan Stanley pada 19 Februari 2025, peringkat saham MSCI Indonesia dipangkas dari equal weight menjadi underweight. Rosan menekankan pergerakan saham, baik naik maupun turun, adalah hal yang wajar dalam dinamika pasar modal.
Baca Juga: Luncurkan Danantara di Istana, Prabowo Diapit Jokowi dan SBY
Lihat Juga :