Awali 2025, BNI Laba Bersih BNI Tumbuh 9,7% YoY di Januari
Jum'at, 28 Februari 2025 - 16:34 WIB
loading...
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Royke Tumilaar. FOTO/Dok.
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 9,7% pada Januari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY), yakni dari Rp1,48 triliun menjadi Rp1,63 triliun. Kenaikan laba tersebut juga dibarengi dengan pertumbuhan kredit dan Pendapatan Bunga Bersih (net interest income/NII).
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, upaya perseroan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dibuktikan dari pencapaian kinerja keuangan 2024 hingga periode satu bulan pertama 2025. "Fundamental solid BNI terlihat dari kinerja sepanjang 2024 dan Januari 2025 yang secara konsisten menunjukkan pertumbuhan laba dan penyaluran kredit dalam mendukung ekspansi kami tahun ini," kata Royke dalam siaran pers, Jumat (28/2/2025).
Baca Juga: BNI Bidik Pembiayaan Berkelanjutan Rp199,67 Triliun di 2025
Berdasarkan laporan keuangan Januari 2025 yang telah dipublikasikan pada laman resmi perseroan, pada periode tersebut penyaluran kredit BNI meningkat dari Rp679,9 triliun menjadi Rp749,8 triliun atau tumbuh 10,3% (YoY). Sementara, NII meningkat dari Rp3,12 triliun menjadi Rp3,17 triliun.
Royke mengatakan, BNI secara konsisten memproritaskan pertumbuhan profitabilitas, dimana pertumbuhan kredit masih ditopang oleh segmen berisiko rendah yakni segmen korporasi yang tumbuh 17% YoY dan kredit konsumer yang meningkat 14% YoY. "Setelah beberapa tahun disiplin pada portfolio manajemen, BNI berhasil menjaga kualitas aset yang solid yang terlihat dari credit cost sebesar 1% pada Januari 2025," tuturnya.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, upaya perseroan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dibuktikan dari pencapaian kinerja keuangan 2024 hingga periode satu bulan pertama 2025. "Fundamental solid BNI terlihat dari kinerja sepanjang 2024 dan Januari 2025 yang secara konsisten menunjukkan pertumbuhan laba dan penyaluran kredit dalam mendukung ekspansi kami tahun ini," kata Royke dalam siaran pers, Jumat (28/2/2025).
Baca Juga: BNI Bidik Pembiayaan Berkelanjutan Rp199,67 Triliun di 2025
Berdasarkan laporan keuangan Januari 2025 yang telah dipublikasikan pada laman resmi perseroan, pada periode tersebut penyaluran kredit BNI meningkat dari Rp679,9 triliun menjadi Rp749,8 triliun atau tumbuh 10,3% (YoY). Sementara, NII meningkat dari Rp3,12 triliun menjadi Rp3,17 triliun.
Royke mengatakan, BNI secara konsisten memproritaskan pertumbuhan profitabilitas, dimana pertumbuhan kredit masih ditopang oleh segmen berisiko rendah yakni segmen korporasi yang tumbuh 17% YoY dan kredit konsumer yang meningkat 14% YoY. "Setelah beberapa tahun disiplin pada portfolio manajemen, BNI berhasil menjaga kualitas aset yang solid yang terlihat dari credit cost sebesar 1% pada Januari 2025," tuturnya.
Lihat Juga :