Membaca Peluang AS Aktifkan Nord Stream 2 demi Perdamaian Ukraina
Selasa, 04 Maret 2025 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Rencana Warnig melibatkan pengusaha AS yang menjangkau Gedung Putih sebagai bagian dari upaya untuk menengahi perdamaian di Ukraina, tulis FT. Beberapa di tim Trump dilaporkan melihat Nord Stream 2 sebagai pengaruh potensial dalam pembicaraan damai.
Satu konsorsium investor yang dipimpin AS dilaporkan telah menyusun garis besar kesepakatan pasca-sanksi dengan pemilik Nord Stream 2 Gazprom.
Disebutkan Nord Stream 2 bakal melengkapi Nord Stream 1 yang sudah beroperasi, namun tidak pernah ditugaskan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketergantungan UE pada energi Rusia. Pada September 2022, pipa gas ini menjadi sasaran serangkaian ledakan bawah air, yang menyebabkan kebocoran parah.
Satu rangkaian Nord Stream 2 tetap utuh dan diisi dengan gas, tetapi Jerman menolak untuk menggunakannya karena sanksi dan pertimbangan politik. Sementara itu Rusia selalu bersikeras untuk menjadi pemasok energi yang dapat diandalkan.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, pada Januari bahwa Moskow tertarik untuk melanjutkan pengiriman gas ke Uni Eropa, asalkan ada pembeli.
Sedangkan Brussels bergerak menjauh untuk menghilangkan ketergantungan energi pada Moskow setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022, dan meningkatkan pembelian LNG yang lebih mahal dari AS. Meskipun demikian, negara-negara Uni Eropa masih terus membeli bahan bakar pipa dan LNG dari Rusia.
Satu konsorsium investor yang dipimpin AS dilaporkan telah menyusun garis besar kesepakatan pasca-sanksi dengan pemilik Nord Stream 2 Gazprom.
Disebutkan Nord Stream 2 bakal melengkapi Nord Stream 1 yang sudah beroperasi, namun tidak pernah ditugaskan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketergantungan UE pada energi Rusia. Pada September 2022, pipa gas ini menjadi sasaran serangkaian ledakan bawah air, yang menyebabkan kebocoran parah.
Satu rangkaian Nord Stream 2 tetap utuh dan diisi dengan gas, tetapi Jerman menolak untuk menggunakannya karena sanksi dan pertimbangan politik. Sementara itu Rusia selalu bersikeras untuk menjadi pemasok energi yang dapat diandalkan.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, pada Januari bahwa Moskow tertarik untuk melanjutkan pengiriman gas ke Uni Eropa, asalkan ada pembeli.
Sedangkan Brussels bergerak menjauh untuk menghilangkan ketergantungan energi pada Moskow setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022, dan meningkatkan pembelian LNG yang lebih mahal dari AS. Meskipun demikian, negara-negara Uni Eropa masih terus membeli bahan bakar pipa dan LNG dari Rusia.
Lihat Juga :