APJATI Minta DPR Tinjau Ulang Kenaikan Jaminan Deposito P3MI

Sabtu, 08 Maret 2025 - 04:57 WIB
loading...
APJATI Minta DPR Tinjau...
APJATI meminta rencana kenaikan jaminan usaha berupa deposito bagi P3MI ditinjau ulang karena dinilai memberatkan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia ( APJATI ) meminta DPR meninjau ulang rencana kenaikan jaminan usaha berupa deposito bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia ( P3MI ). Kenaikan ini diatur dalam revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, khususnya pada Pasal 55, yang menetapkan kenaikan nilai deposito dari Rp1,5 miliar menjadi Rp3 miliar atau naik 100%.

Ketua Umum APJATI Said Saleh Alwaini menilai, kebijakan ini akan memberatkan pelaku usaha penempatan tenaga kerja migran di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga: Wamen Christina Minta Jakarta Jadi Penyumbang Pekerja Migran Indonesia

"Saat ini, bisnis penempatan pekerja migran tidak sedang dalam kondisi baik. Ditambah dengan ketidakstabilan global akibat perang Rusia-Ukraina, meningkatnya ketegangan di Gaza, dan konflik di Laut China Selatan, kenaikan deposito ini justru akan semakin membebani pengusaha," ujar Said kepada media, Jumat (7/3/2025).

Dia juga memperingatkan bahwa jika aturan ini diterapkan, banyak perusahaan penempatan PMI akan gulung tikar. Dampaknya, target penempatan 400.000–500.000 pekerja migran sepanjang 2025 yang dicanangkan Menteri Ketenagakerjaan Abdul Kadir Karding bisa terhambat. Kebijakan ini menurutnya berpotensi menghambat program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta merugikan perekonomian nasional.

"Belum ada bukti bahwa kenaikan deposito akan memperkuat perlindungan PMI. Sebaliknya, kebijakan ini hanya akan memperburuk situasi bagi P3MI yang sudah menghadapi berbagai tantangan regulasi dan pasar global," tegasnya.

Karena itu, APJATI mendesak DPR dan pemerintah untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini. Dia berharap regulasi yang dibuat tetap mendukung keberlangsungan industri penempatan pekerja migran serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja migran Indonesia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Kebijakan Baru di...
6 Kebijakan Baru di Tahun 2026: Dari Pajak, Pertanahan, hingga Transportasi
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
TKI Makin Sering Nabung...
TKI Makin Sering Nabung di BNI, Nilainya Capai Rp2,14 Triliun
PMI Manufaktur Kontraksi,...
PMI Manufaktur Kontraksi, Pelaku Usaha Butuh Kebijakan Pro-industri
IHSG Longsor hingga...
IHSG Longsor hingga 6%, Wamen Investasi Soroti Soal Konsistensi Kebijakan Pemerintah
Kadin Indonesia Siap...
Kadin Indonesia Siap Bangun Sistem Digital Pendataan Pekerja Migran
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Jaga Stabilitas, Relawan...
Jaga Stabilitas, Relawan Prabowo-Gibran Jabar Komitmen Kawal Kebijakan Pemerintah
Rekomendasi
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Berita Terkini
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved