AQUA Konsisten terhadap Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Selasa, 11 Maret 2025 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Di hulu, AQUA melakukan penanaman 2,5 juta pohon, pembuatan 20 ribu rorak atau lubang resapan air, 2.300 sumur resapan, dan 110 instalasi pemanen air hujan. Di tengah dan hilir, AQUA mengembangkan Program Pertanian Regeneratif yang memperhatikan ekosistem alami dan siklus air. Program ini dimulai dengan pelatihan kelompok tani untuk mengelola lahan sesuai prinsip regeneratif, termasuk pembuatan pupuk dan pestisida organik.
Baca Juga: AQUA Paparkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Pasuruan
Langkah selanjutnya adalah membangun tata kelola pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air dan pengurangan bahan kimia, serta memperkuat kelembagaan kelompok tani. "AQUA juga mendorong terbentuknya kelompok tani dengan mendukung tersedianya infrastruktur dan akses pemasaran" tambah Karyanto.
Untuk memastikan panen terserap dengan baik, AQUA menciptakan merk beras ORISA dan merk lokal seperti Beras Alami di Klaten, Beras Si OM di Subang, Beras Gumiasih di Mambal dan Beras Sun Rice of Java di Banyuwangi. Hingga September 2024, beras sehat ORISA terjual 399 Ton dan merk lokal 64,1 Ton. Program ini juga mengurangi penggunaan pestisida kimiawi sebesar 50% dan pupuk kimiawi sebesar 70%. Program ini telah diterapkan di 247 hektare (Ha) lahan di delapan wilayah dan telah melibatkan lebih dari 1.000 petani.
"Inisiatif kami, termasuk mendorong praktik kopi berkelanjutan serta pemberdayaan perempuan dalam perkebunan kopi, adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi pada perubahan positif. AQUA berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam pengelolaan
lingkungan dan penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan, serta menginspirasi industri lain di masa depan," tutup Karyanto.
Baca Juga: AQUA Paparkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Pasuruan
Langkah selanjutnya adalah membangun tata kelola pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air dan pengurangan bahan kimia, serta memperkuat kelembagaan kelompok tani. "AQUA juga mendorong terbentuknya kelompok tani dengan mendukung tersedianya infrastruktur dan akses pemasaran" tambah Karyanto.
Untuk memastikan panen terserap dengan baik, AQUA menciptakan merk beras ORISA dan merk lokal seperti Beras Alami di Klaten, Beras Si OM di Subang, Beras Gumiasih di Mambal dan Beras Sun Rice of Java di Banyuwangi. Hingga September 2024, beras sehat ORISA terjual 399 Ton dan merk lokal 64,1 Ton. Program ini juga mengurangi penggunaan pestisida kimiawi sebesar 50% dan pupuk kimiawi sebesar 70%. Program ini telah diterapkan di 247 hektare (Ha) lahan di delapan wilayah dan telah melibatkan lebih dari 1.000 petani.
"Inisiatif kami, termasuk mendorong praktik kopi berkelanjutan serta pemberdayaan perempuan dalam perkebunan kopi, adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi pada perubahan positif. AQUA berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam pengelolaan
lingkungan dan penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan, serta menginspirasi industri lain di masa depan," tutup Karyanto.
(nng)
Lihat Juga :