Zurich Indonesia Perkuat SDM untuk Bersaing di Pasar Global
Rabu, 12 Maret 2025 - 20:15 WIB
loading...
Zurich Indonesia berkolaborasi dengan ELSA Speak Indonesia untuk membekali karyawannya agar mampu berdaya saing di pasar internasional. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Zurich Indonesia berkolaborasi dengan ELSA Speak Indonesia untuk membekali karyawannya agar mampu berdaya saing di pasar internasional. Sejak empat bulan lalu, Zurich Indonesia menggelar pelatihan bahasa Inggris berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang meningkatkan komunikasi tim di berbagai wilayah serta memperkuat kapabilitas karyawan dalam menghadapi dinamika industri asuransi.
"Kemampuan ini penting untuk menyampaikan kebijakan dengan jelas, menangani klaim secara lebih efisien, serta menghindari risiko miskomunikasi dengan klien dan mitra internasional," ujar Head of Talent Zurich Indonesia, Junita Sinaga melalui keterangan tertulis, Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: Zurich Entrepreneurship Edukasi 3.700 Siswa di 14 Daerah
Adapun program ini menggunakan pendekatan blended learning, yang mengombinasikan pemanfaatan aplikasi ELSA Speak dengan sesi pembelajaran virtual interaktif setiap bulan. Sekitar 100 karyawan dari tiga unit bisnis Zurich, yaitu Zurich Topas Life, Zurich Asuransi Indonesia, dan Zurich General Takaful Indonesia, telah mengikuti program ini.
Menurut dia, dalam industri asuransi yang beroperasi secara multinasional, penguasaan bahasa Inggris menjadi elemen krusial dalam menjalankan operasional bisnis secara global. Dengan penggunaan metode AI yang disertakan human touch, metode ini diklaim berhasil membantu banyak organisasi di Indonesia untuk meningkatkan engagement pembelajaran bagi karyawan hingga 2-3 kali lebih efektif.
Pendekatan ini memberikan keleluasaan bagi peserta untuk belajar kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan ritme mereka masing-masing. Dikatakan bahwa sejak diluncurkan, program ini menunjukkan peningkatan keterlibatan peserta. Dengan keaktifan peserta di atas 83 persen, rata-rata durasi latihan harian mencapai 18 menit, angka ini melebihi standar industri pada 5-10 menit per harinya. Adapun peserta paling aktif tercatat berlatih selama 40 menit dalam satu hari.
Baca Juga: Zurich Dorong Generasi Muda Berinovasi agar Cakap Berwirausaha
"Kemampuan ini penting untuk menyampaikan kebijakan dengan jelas, menangani klaim secara lebih efisien, serta menghindari risiko miskomunikasi dengan klien dan mitra internasional," ujar Head of Talent Zurich Indonesia, Junita Sinaga melalui keterangan tertulis, Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: Zurich Entrepreneurship Edukasi 3.700 Siswa di 14 Daerah
Adapun program ini menggunakan pendekatan blended learning, yang mengombinasikan pemanfaatan aplikasi ELSA Speak dengan sesi pembelajaran virtual interaktif setiap bulan. Sekitar 100 karyawan dari tiga unit bisnis Zurich, yaitu Zurich Topas Life, Zurich Asuransi Indonesia, dan Zurich General Takaful Indonesia, telah mengikuti program ini.
Menurut dia, dalam industri asuransi yang beroperasi secara multinasional, penguasaan bahasa Inggris menjadi elemen krusial dalam menjalankan operasional bisnis secara global. Dengan penggunaan metode AI yang disertakan human touch, metode ini diklaim berhasil membantu banyak organisasi di Indonesia untuk meningkatkan engagement pembelajaran bagi karyawan hingga 2-3 kali lebih efektif.
Pendekatan ini memberikan keleluasaan bagi peserta untuk belajar kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan ritme mereka masing-masing. Dikatakan bahwa sejak diluncurkan, program ini menunjukkan peningkatan keterlibatan peserta. Dengan keaktifan peserta di atas 83 persen, rata-rata durasi latihan harian mencapai 18 menit, angka ini melebihi standar industri pada 5-10 menit per harinya. Adapun peserta paling aktif tercatat berlatih selama 40 menit dalam satu hari.
Baca Juga: Zurich Dorong Generasi Muda Berinovasi agar Cakap Berwirausaha
Lihat Juga :