Bisnis di Eropa Runtuh Memaksa Raksasa Gas Rusia Jual Aset Properti Mewahnya

Jum'at, 14 Maret 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Penjualan Gazprom melalui pipa Urengoy-Pomary-Uzhhorod –rute yang ditutup pada bulan Desember– diperkirakan bernilai hingga USD6,5 miliar (5,3 miliar pounds) per tahun.

Menyusul penutupan pipa Nord Stream dan Yamal sebelumnya, satu-satunya cara Gazprom agar dapat menyalurkan gas ke Eropa adalah melalui Turki dengan memakai pipa TurkStream dan Blue Stream di bawah Laut Hitam.

Dengan latar belakang ini, perusahaan sedang mempertimbangkan penjualan properti dan telah memangkas jumlah staf di bisnis ekspornya, dari 600 dan kini menjadi hanya beberapa lusin. Hal ini diungkapkan sumber yang di antaranya termasuk seorang eksekutif yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters.

Pemangkasan dan efisiensi juga sedang dipertimbangkan pada bisnis utama perusahaan.

Sumber lainnya mengatakan kepada Reuters bahwa Gazprom Export telah direduksi menjadi "cangkang", membuat kantor-kantor mewah di Saint Petersburg disesuaikan dengan kebutuhan.

Manajer meramalkan bahwa Eropa akan kembali "memohon" agar pasokan gas Rusia dilanjutkan, tetapi sanksi tetap berlaku, ketika Uni Eropa berencana menghapus bahan bakar fosil Rusia sepenuhnya pada tahun 2027.

Seorang eksekutif mengatakan: "Kami terbukti salah."

Ashley Kelty, seorang analis minyak dan gas di Panmure Liberum, memperkirakan bahwa gas pipa Rusia sekali lagi dapat mengalir ke Eropa jika ada kesepakatan damai Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved