Bergeser ke Ekonomi Perang, Nilai Kontraktor Senjata Terbesar Jerman Melewati VW

Sabtu, 15 Maret 2025 - 12:28 WIB
loading...
A A A
Reuters melaporkan pada bulan Januari bahwa perusahaan EV China telah muncul sebagai pembeli potensial dari pabrik itu, mencerminkan kekuatan negara berkembang di sektor otomotif Eropa.

Seorang perwakilan untuk Volkswagen tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun, berbicara kepada publikasi Jerman ZDF pada hari Selasa, CEO Volkswagen Oliver Blume mengatakan, ada opsi potensial untuk berkolaborasi dengan Rheinmetall.

Pergeseran Arah Industri Jerman

Volkswagen merupakan perusahaan terbesar di Eropa berdasarkan pendapatan pada tahun 2023, menduduki puncak daftar Fortune 500 Eropa terbaru setelah menghasilkan lebih dari USD348 miliar. Namun pada penutupan pasar hari Rabu, grup ini menempati peringkat ke-46 sebagai perusahaan paling berharga di Eropa, dengan nilai pasar hanya USD60 miliar.

Sebagian besar kekuatan industri Jerman selama abad ke-21 dibangun di atas sektor otomotifnya yang dominan, dengan mempekerjakan sekitar 780.000 orang pada tahun 2023.

Volkswagen, bersama pesaing Jerman, yakni BMW dan Mercedes-Benz, adalah salah satu pembuat mobil terbesar di dunia. Sedangkan perusahaan yang beroperasi dalam rantai pasokan mereka, seperti Bosch dan Continental AG, mempekerjakan lebih dari ratusan ribu pekerja.

Namun, kondisi saat ini produsen mobil Jerman terjebak dalam badai industri, dimulai dari kenaikan biaya dan penurunan permintaan menyusul perang Rusia ke Ukraina , persaingan dari China, dan penyerapan EV yang lebih lambat dari perkiraan.

Volkswagen terkunci dalam pertempuran sengit dengan serikat pekerja tahun lalu yang mengakibatkan pemotongan kapasitas produksi yang cukup besar, hingga bakal memangkas tenaga kerjanya secara signifikan.

Di sisi lain kekuatan yang mendorong penurunan Volkswagen berkontribusi pada kebangkitan industri pertahanan. Invasi Rusia, yang mendongkrak biaya bagi pembuat mobil Jerman, sekarang hadir sebagai peluang bisnis bagi kontraktor pertahanan negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Rekomendasi
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved