Motivasi Generasi Muda Sulut, Wamendag Ingatkan untuk Melek Digital
Jum'at, 04 September 2020 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Jerry menekankan bahwa Revolusi Industri 4.0 telah mengubah lanskap ekonomi, politik dan sosial masyarakat. Ini mengakibatkan perubahan-perubahan pula dalam ketersediaan lapangan pekerjaan dan cara-cara orang berbisnis. Bahkan di tingkat pemerintahan, pola-pola e-government akan makin menjadi arus utama.
Wamendag mengingatkan bahwa dalam Revolusi Industri 4.0 ada integrasi yang luar biasa dari teknologi ke dalam kehidupan masyarakat. Kalau pada Revolusi Industri Pertama hingga ketiga manusia menguasai teknologi, maka ke depan interaksi manusia dengan teknologi semakin sulit dipisahkan. Kalau tidak mempersiapkan diri, tegas Jerry, kita yang akan dikuasai teknologi.
"Artinya, diatur melalui teknologi maju yang dipunyai orang lain, atau justru tergusur oleh teknologi itu sendiri. Sekarang kita lihat bahwa pekerjaan-pekerjaan yang low-skilled sudah makin digantikan mesin dan robot. Ke depan infiltrasi robot dalam pekerjaan manusia akan makin luas dan intensif. Nah inilah yang harus diantisipasi oleh Gen Z. Jangan sampai kalah bersaing, apalagi kalah bersaing dengan mesin dan robot," tegas Wamendag.
(Baca Juga: Kominfo Berharap Legislasi DPR Mendukung Transformasi Digital) Meskipun demikian, Wamendag menegaskan bahwa Gen Z Nusa Utara tidak boleh pesimis dan sebaliknya, harus optimis. Wamendag yakin bahwa meskipun kemajuan teknologi memberikan tantangan berat, tetapi seiring dengan itu membuka peluang juga.
"Yang harus dilakukan hanyalah meningkatkan kapasitas diri dengan keterampilan dan kecerdasan IT yang kuat. Saya yakin pemuda-pemuda Nusa Utara khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya punya potensi yang tidak kalah dengan daerah lain. Tinggal tekad kita saja. Terus maju dan jangan mudah menyerah!" tandas Jerry.
Wamendag mengingatkan bahwa dalam Revolusi Industri 4.0 ada integrasi yang luar biasa dari teknologi ke dalam kehidupan masyarakat. Kalau pada Revolusi Industri Pertama hingga ketiga manusia menguasai teknologi, maka ke depan interaksi manusia dengan teknologi semakin sulit dipisahkan. Kalau tidak mempersiapkan diri, tegas Jerry, kita yang akan dikuasai teknologi.
"Artinya, diatur melalui teknologi maju yang dipunyai orang lain, atau justru tergusur oleh teknologi itu sendiri. Sekarang kita lihat bahwa pekerjaan-pekerjaan yang low-skilled sudah makin digantikan mesin dan robot. Ke depan infiltrasi robot dalam pekerjaan manusia akan makin luas dan intensif. Nah inilah yang harus diantisipasi oleh Gen Z. Jangan sampai kalah bersaing, apalagi kalah bersaing dengan mesin dan robot," tegas Wamendag.
(Baca Juga: Kominfo Berharap Legislasi DPR Mendukung Transformasi Digital) Meskipun demikian, Wamendag menegaskan bahwa Gen Z Nusa Utara tidak boleh pesimis dan sebaliknya, harus optimis. Wamendag yakin bahwa meskipun kemajuan teknologi memberikan tantangan berat, tetapi seiring dengan itu membuka peluang juga.
"Yang harus dilakukan hanyalah meningkatkan kapasitas diri dengan keterampilan dan kecerdasan IT yang kuat. Saya yakin pemuda-pemuda Nusa Utara khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya punya potensi yang tidak kalah dengan daerah lain. Tinggal tekad kita saja. Terus maju dan jangan mudah menyerah!" tandas Jerry.
(fai)
Lihat Juga :