Raksasa Ritel Asal AS di Ambang Kebangkrutan, Ratusan Toko Terancam Tutup

Selasa, 18 Maret 2025 - 09:28 WIB
loading...
Raksasa Ritel Asal AS...
Raksasa ritel mode asal Amerika Serikat (AS), Forever 21 selangkah lagi bakal menutup operasionalnya setelah mengajukan perlindungan kebangkrutan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Raksasa ritel mode asal Amerika Serikat (AS) , Forever 21 selangkah lagi bakal menutup operasionalnya setelah mengajukan perlindungan kebangkrutan . Forever 21 pernah menjadi favorit wanita muda di seluruh dunia, namun belakangan perusahaan harus berjuang menarik pelanggan di tengah lonjakan harga dan meningkatnya popularitas belanja online.

Perusahaan mengajukan kebangkrutan untuk pertama kalinya pada tahun 2019, tetapi sekelompok investor akhirnya membeli Forever 21 melalui usaha patungan. Baca Juga: Baru Seumur Jagung, Perusahaan Kendaraan Listrik Ini Bangkrut Seketika

"Kami tidak dapat menemukan jalan yang berkelanjutan ke depan, mengingat persaingan dari perusahaan fast fashion asing... serta kenaikan biaya, tantangan ekonomi yang berdampak pada pelanggan inti kami," kata Chief financial officer, Brad Sell dalam sebuah pernyataan resmi perusahaan.

Pihak Forever 21 mengatakan, bakal melakukan penjualan likuidasi di tokonya, bahkan sebagian atau seluruh asetnya akan dijual dalam proses yang diawasi pengadilan. "Jika penjualan berhasil, Perusahaan dapat berputar dari penghentian operasi secara penuh," kata perusahaan.

Perlindungan Bab 11 menunda kewajiban perusahaan AS kepada krediturnya, memberinya waktu untuk mengatur ulang utangnya atau menjual bagian dari bisnis. Toko dan platform e-commerce Forever 21 di luar AS dioperasikan oleh pemegang lisensi lain dan tidak akan terpengaruh oleh pengajuan perlindungan kebangkrutan.

Baca Juga: 10 Kebangkrutan Raksasa Ritel Amerika Serikat dalam 5 Tahun Terakhir

Peritel mode ini didirikan di Los Angeles pada tahun 1984 oleh imigran Korea Selatan. Pakaian dan aksesorinya yang murah dan trendi menjadi semakin populer di kalangan anak muda selama beberapa dekade dan brand tersebut menjadi pesaing raksasa mode seperti Zara dan H & M.

Pada puncaknya pada tahun 2016, ada 800 toko Forever 21 di seluruh dunia, 500 di antaranya berlokasi di AS.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Spirit Airlines Tutup...
Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Gandeng Habib Jafar,...
Gandeng Habib Jafar, Brand Fashion Pria Ini Hadirkan Koleksi Ekslusif Ramadan 2026
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved