Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi

Jum'at, 22 Mei 2026 - 22:41 WIB
loading...
Di Balik Booming Bisnis...
Mekari POS hadir mengubah Point of Sales dari sekadar mesin kasir menjadi pusat kendali data real-time yang terintegrasi dengan ekosistem operasional bisnis. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sektor F&B dan retail Indonesia sedang berada di titik panas. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan ritel tumbuh 6,5% secara tahunan per Maret 2026, sementara kategori makanan dan minuman bahkan menyentuh 8,5% selama delapan bulan berturut-turut di penghujung tahun lalu.

Pada permukaan, angka-angka ini menjanjikan. Namun di lapangan, sebuah ironi sedang berlangsung. Semakin banyak outlet yang dibuka, semakin banyak pula bisnis yang justru kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

Inilah yang disebut sebagai paradoks ekspansi , sebuah fenomena dimana pertumbuhan jumlah cabang tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan profitabilitas. Pencatatan transaksi yang terfragmentasi antar outlet, data stok yang tidak sinkron, hingga laporan keuangan yang baru terlihat utuh dua minggu setelah penutupan bulan, menjadi "Silent Killer" ekspansi yang jarang dibicarakan.

Baca Juga: Kolaborasi Membuka Akses Pembiayaan buat Pelaku UMKM Sektor F&B

Banyak pebisnis, baru menyadari masalahnya ketika kerugian sudah terakumulasi. Stok bocor di outlet ketiga, harga jual tidak konsisten di outlet kelima, dan kas yang tidak pernah benar benar bisa direkonsiliasi.

Menjawab tantangan struktural ini, Mekari, ekosistem Software as a Service (SaaS) nomor satu di Indonesia, hari ini secara resmi meluncurkan Mekari POS. Sebuah solusi Point of Sales modern yang dirancang khusus untuk sektor F&B dan Retail, sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing industri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menerapkan Cukai MBDK...
Menerapkan Cukai MBDK 2026: Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved