Awan Gelap Ekonomi RI, Mayoritas Para Ahli Sepakat Memburuk dari 3 Bulan Lalu

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:40 WIB
loading...
A A A
Rata-rata menganggapnya sedikit menurun dengan rerata -0,24 dengan kepercayaan wajar 7,14, menunjukkan bahwa harga umum agak stagnan dibandingkan periode sebelumnya.

Pasar Tenaga Kerja

Kondisi pasar tenaga kerja saat ini bakal lebih buruk dibandingkan periode sebelumnya, berdasarkan penilaian para ekonom dan analis yang disurvei. Pendapat itu disampaikan 19 responden dari 42 yang disurvei.

Baca Juga: PHK Massal Terpa Industri RI, Indikator Ekonomi Sedang Tak Baik-baik Saja?

Sementara 9 pakar bahkan menilai kondisi pasar kerja saat ini jauh lebih buruk. Hanya satu pakar saja yang menilai lebih baik dan 13 lainnya menganggap tidak ada perubahan dalam kondisi pasar kerja di Indonesia.

"Nilai rata-rata -0,86 menunjukkan bahwa para pakar menganggap perekonomian RI tidak dapat menyediakan lapangan kerja yang berkualitas untuk masyarakat. Tingkat keyakinannya cukup tinggi mencapai 7,79," ungkap laporan tersebut.

Situasi pasar tenaga kerja yang diharapkan para pencari kerja dinilai masih belum terwujud. Rata-rata para ahli bersiap untuk situasi pasar kerja yang lebih buruk. Skor rata-rata -0,69 menunjukkan bahwa para pakar menganggap situasi pasar kerja akan memburuk dengan keyakinan wajar sebesar 7,60.

Lingkungan Bisnis

Mirip dengan kondisi pasar tenaga kerja, penilaian mayoritas terhadap lingkungan bisnis saat ini mengungkapkan bahwa lingkungan bisnis tersebut memburuk dibandingkan dengan periode sebelumnya. 17 dari 42 ahli menganggap lingkungan bisnis memburuk, dengan tujuh ahli tambahan menganggapnya jauh lebih buruk.

"Sementara itu, 15 peserta menganggapnya tidak berubah, sementara hanya tiga yang menganggapnya lebih baik dari sebelumnya. Angka rata-rata -0,67 menyoroti sentimen negatif terhadap industri dengan kepercayaan moderat 7,48," tulis laporan LPEM FEB UI.

- Kebijakan Fiskal Tak Efektif Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Mendorong Pertumbuhan

Survei ini fokus pada persepsi para ahli mengenai kondisi ekonomi dan sosial saat ini, serta perkembangan kebijakan, dengan membandingkannya dengan periode sebelumnya dan menilai ekspektasi untuk masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Infografis
3 Hal yang Diharapkan...
3 Hal yang Diharapkan RI dari Pemerintahan Baru AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved