Dalam Sekejap, Harta Wanita Terkaya di Indonesia Ini Lenyap Rp62 Triliun
Rabu, 19 Maret 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Dasco dan Anggota DPR Datangi BEI usai IHSG Anjlok Parah, Ada Apa?
Para traders mengaitkan penurunan secara keseluruhan dengan beberapa faktor, termasuk kekhawatiran atas kebijakan-kebijakan populis Prabowo Subianto, likuidasi paksa, dan ketidakpastian akan kepemimpinan Kementerian Keuangan.
"Aksi jual ini bagaikan sambaran petir dalam banyak kejadian yang tiba-tiba saja mengejutkan pasar," ujar analis di Aletheia Capital Singapura, Nirgunan Tiruchelvam, dikutip dari Yahoo Finance yang dilansir dari Bloomberg, Rabu (19/3/2025).
Sebelum berbalik arah dalam beberapa hari terakhir, DCII mungkin memperoleh untung dari para investor yang berspekulasi bahwa permintaan pusat data akan terus tumbuh dan mendorong investasi asing.
Para traders mengaitkan penurunan secara keseluruhan dengan beberapa faktor, termasuk kekhawatiran atas kebijakan-kebijakan populis Prabowo Subianto, likuidasi paksa, dan ketidakpastian akan kepemimpinan Kementerian Keuangan.
"Aksi jual ini bagaikan sambaran petir dalam banyak kejadian yang tiba-tiba saja mengejutkan pasar," ujar analis di Aletheia Capital Singapura, Nirgunan Tiruchelvam, dikutip dari Yahoo Finance yang dilansir dari Bloomberg, Rabu (19/3/2025).
Sebelum berbalik arah dalam beberapa hari terakhir, DCII mungkin memperoleh untung dari para investor yang berspekulasi bahwa permintaan pusat data akan terus tumbuh dan mendorong investasi asing.
(nng)
Lihat Juga :