Catat Kinerja OTT yang Luar Biasa, Laba Bersih MSIN Melesat Jadi Rp399 Miliar

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:17 WIB
loading...
Catat Kinerja OTT yang...
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melaporkan capaian kinerja di 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melaporkan capaian kinerja luar biasa pada 2024 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3.470 miliar mencerminkan kenaikan signifikan sebesar 18% secara tahunan (Year on Year/YoY) dari Rp2.953 miliar pada tahun 2023. Kinerja ini juga menunjukkan pencapaian yang sangat baik secara QoQ, di mana pendapatan Q4-2024 melonjak sebesar 98% YoY menjadi Rp1.167 miliar.

Salah satu sorotan utama dari hasil ini adalah kontribusi signifikan dari sektor OTT perseroan, yang telah menjadi salah satu pendorong utama pendapatan MSIN. Pendapatan dari konten, IP, dan talen mencapai Rp1.724 miliar, naik 10% YoY dibandingkan tahun lalu, berkat peningkatan kapasitas lisensi konten pihak ketiga yang didistribusikan melalui platform media internasional. Ini menunjukkan keberhasilan besar yang telah dicapai MSIN dalam mengoptimalkan potensi OTT-nya.

Baca Juga: Saham MSIN Masuk dalam Indeks FTSE Global Equity

Direktur MSIN, Valencia Tanoesoedibjo, menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya hasil kerja keras tim, tetapi juga bukti nyata bahwa platform OTT MSIN kini telah menjadi yang terbaik di Indonesia.

"Saya senang melaporkan bahwa kinerja Perseroan sangat luar biasa di tahun 2024. Kami tumbuh dengan kuat, dan dengan momentum yang kami miliki, kami yakin tahun 2025 akan menjadi tahun yang lebih baik lagi. Satu hal yang patut disorot adalah kesuksesan berkelanjutan platform OTT kami, yang kini menjadi yang nomor satu di Indonesia. Kami optimis masa depan OTT MSIN akan semakin cerah, dan kami bersemangat untuk mencapai pencapaian-pencapaian lebih besar lagi," ujar Valencia dikutip dari keterangan resmi, Kamis (20/3/2025).

Namun demikian, pendapatan iklan digital mengalami penurunan 5% YoY, turun menjadi Rp1.323 miliar dari Rp1.397 miliar pada 2023. Hal ini disebabkan oleh perubahan perilaku pengiklan yang lebih memilih untuk beriklan langsung melalui KOL (key opinion leader) serta penurunan pangsa pendapatan iklan yang diperoleh dari platform media sosial nasional. Meskipun demikian, RCTI+ (superapp OTT AVOD) tetap menjadi kontributor utama pendapatan iklan digital MSIN, menyumbang lebih dari 55% dari total pendapatan iklan digital.

Beban langsung meningkat 18% YoY menjadi Rp2.433 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan volume produksi konten orisinil yang berkontribusi pada kinerja OTT yang semakin solid serta pertumbuhan signifikan pendapatan lisensi konten pihak ketiga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
Rekomendasi
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved