Struktur Danantara Diumumkan Senin Pekan Depan, Jokowi Jadi Dewan Penasihat?

Jum'at, 21 Maret 2025 - 15:49 WIB
loading...
Struktur Danantara Diumumkan...
Pengumumam struktur Danantara dilakukan pada Senin, 24 Maret 2025. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani memastikan pengumumam struktur Danantara dilakukan pada Senin, 24 Maret 2025. Hal itu disampaikan Rosan saat tiba di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, sebelum rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, siang ini.

"Senin jam 12 siang," kata Rosan kepada awak media, Jumat (21/3/2025).

Sementara, Rosan belum membocorkan di mana lokasi pengumuman struktur Danantara, apakah di Istana atau bukan. Termasuk apakah Prabowo langsung yang mengumumkan atau tidak. Rosan meminta awak media menunggu hari H pada pekan depan. "Ya nanti pokoknya Senin jam 12," kata Rosan.

Rosan juga enggan membocorkan apalah nantinya nama-nama mantan presiden RI akan duduk di struktur sebagai Dewan Penasihat Danantara. "Ya nanti tunggu aja hari Senin," kata Rosan.



Sebelumnya diberitakan, Danantara bakal mengumumkan nama-nama yang masuk di dalam struktur. Pengumuman itu rencananya dilakukan pada pekan depan. Rosan lebih dulu melaporkan kepada Prabowo mengenai rencana membentuk tim dengan merekrut orang-orang terbaik. Sehingga dari publik, dari masyarakat bisa melihat dan bisa menilai bahwa nama-nama yang duduk sebagai pengelola dan juga manajemen di Danantara ini adalah nama-nama yang reputable, yang terbukti track record-nya, yang bersih dan memang expertise di bidangnya. "Itu yang kami laporkan," kata Rosan.

"Kami berikan juga tadi berikut berserta CV-nya. Karena ini benar-benar harus nama yang reputable, yang baik, dan tentunya berintegritas yang tinggi. Jadi itu yang kita laporkan. Insyaallah Minggu depan nama-nama itu kita akan umumkan kepada media," kata Rosan.

Sebelumnya, Prabowo mewanti-wanti para pimpinan Badan Pengelola Investasi Danantara agar tidak ada orang-orang titipan yang masuk ke struktur kepengurusan. Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima laporan dari pimpinan Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu sore.

Ketiga pimpinan Danantara, yakni Kepala Danantara Rosan Roeslani, Kepala Pelaksana Bidang Operasional Danantara Dony Oskaria, dan Kepala Pelaksana Bidang Investasi Pandu Sjahrir menghadap presiden di Istana. Mereka sekaligus melakukan agenda buka puasa bersama Prabowo sembari membahas perkembangan Danantara.



Rosan melaporkan kepada Prabowo perihal pembentukan kepengurusan di level operasi. Menanggapi itu, Prabowo mewanti-wanti agar tidak salah menempatkan orang untuk masuk di struktur Danantara. Prabowo sekaligus mengingatkan agar tidak ada titipan nama.

"Kita laporkan adalah pembentukan mengisi dari tim yang memang akan bersama-sama di Danantara juga di level operasi dan juga bapak presiden menyampaikan kepada kami, pilih lah orang-orang yang terbaik di dalam tim Danantara ini. Tidak boleh ada titipan-titipan," kata Rosan mengulang pesan Prabowo.

Prabowo mempersilakan Danantara memilih orang-orang terbaik, bahkan tidak hanya dari Indonesia melainkam dari mancanegara.

"Pilih yang terbaik. Tidak hanya di Indonesia, terbaik di dunia pun dimasukkan sebagai beberapa alternatif nama karena Danantara ini adalah badan investasi nasional yang memang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian kita dan yang paling penting adalah juga meningkatkan penciptaan lapangan pekerjaan. Jadi itu pesan bapak presiden," kata Rosan.

Rosan melaporkan kepada Prabowo bahwa pihaknya turut dibantu headhunter maupun advisor dari dalam dan luar negeri. Dia menyampaikan dalam waktu dekat, setidaknya pada pekan depan nama-nama yang masuk di struktur Danantara akan diumumkan kepada publik. Rosan berharap langkah tersebut

"Sehingga dari publik, dari masyarakat bisa melihat dan bisa menilai bahwa nama-nama yang duduk sebagai pengelola dan juga manajemen di dan antara ini adalah nama-nama yang reputable, yang terbukti track record-nya, yang bersih dan memang expertise di bidangnya. Itu yang kami laporkan," tutur Rosan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Thaksin Shinawatra,...
Profil Thaksin Shinawatra, Anggota Dewan Penasihat Danantara Eks PM Thailand
Bocoran RUPS Bank Mandiri:...
Bocoran RUPS Bank Mandiri: Dua Direksi Digeser ke Danantara
Hery Gunardi Didapuk...
Hery Gunardi Didapuk Jadi Dirut BRI Gantikan Sunarso
Rosan Jamin Tidak Ada...
Rosan Jamin Tidak Ada Nama Titipan Prabowo di Jajaran Pengurus Danantara
IHSG Ambruk 1,55% ke...
IHSG Ambruk 1,55% ke 6.161 Sore Ini, 523 Saham Melemah Berjamaah
Gabung Danantara, Bank-bank...
Gabung Danantara, Bank-bank BUMN hingga Jasa Marga Kompak Alihkan Saham
IHSG Tenggelam sebelum...
IHSG Tenggelam sebelum Pengurus Danantara Diumumkan, Ini Respons Rosan Roeslani
Profil Lengkap 5 Dewan...
Profil Lengkap 5 Dewan Penasihat Danantara, Beserta Riwayat Pendidikan dan Pengalamannya
Susunan Lengkap Pengurus...
Susunan Lengkap Pengurus Danantara, Ada Mantan Presiden hingga Konglomerat
Rekomendasi
3 Chindo Mualaf yang...
3 Chindo Mualaf yang Pertama Kali Rayakan Lebaran 2025
Ramadan sebagai Madrasah...
Ramadan sebagai Madrasah Pembentuk Pribadi Wasatiyah
Pemilik TikTok Jadi...
Pemilik TikTok Jadi Orang Terkaya di China
Berita Terkini
Menangkap Peluang di...
Menangkap Peluang di Tengah Meningkatnya Tren Reksa Dana Syariah
6 jam yang lalu
Satgas Ramadan dan Idulfitri...
Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Bikin Mudik Lancar dan Nyaman
6 jam yang lalu
Program Mudik Bersama,...
Program Mudik Bersama, Grup MIND ID Berangkatkan 2.173 Pemudik
7 jam yang lalu
Sektor Ritel Waswas...
Sektor Ritel Waswas Hadapi Rencana Larangan Penjualan Rokok
8 jam yang lalu
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
8 jam yang lalu
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved